Anjuran Pola Makan Untuk Pengidap Endometriosis


Ditinjau oleh
dr. Mutia Winanda, M.Gizi, Sp. GK, Dokter Spesialis Gizi Klinik dan Konselor Laktasi
Diterbitkan 30 Jun 2021
583
Endometriosis adalah sebuah kondisi di mana terdapat jaringan yang menyerupai lapisan rahim tumbuh di luar rahim, sehingga menyebabkan rasa sakit. Penjelasan berikut ini akan memaparkan pola makan endometriosis, untuk membantu mengatasi kondisi ini.
Berdasarkan penelitian, diketahui bahwa kasus endometriosis terjadi antara 8-10% wanita di dunia. Di Amerika Serikat, Endometriosis Foundation of America memperkirakan kondisi ini dialami 1 dari 10 wanita.
Meski penyebabnya belum dapat dipastikan, namun kondisi ini memiliki gejala yang jelas, di antaranya:
Bila dibiarkan tanpa perawatan, kondisi endometriosis ini dapat menyebabkan infertilitas atau kesulitan untuk hamil.
Saat ini belum ada pengobatan yang paling efektif untuk kondisi ini, namun penanganan secara komprehensif terhadap gejala dan manajemen rasa sakit dianggap cukup dapat membantu, di antaranya dengan gaya hidup sehat dengan nutrisi seimbang dan olahraga.
Para pakar kesehatan sepakat bahwa endometriosis banyak dipengaruhi oleh gaya hidup dan makanan yang kurang sehat. Makanan-makanan yang dapat memperburuk kondisi endometriosis di antaranya:
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi tinggi daging merah dapat mempertinggi risiko tumbuhnya endometriosis pada rahim.
Daging merah merupakan salah satu bahan makanan yang dapat memicu inflamasi di dalam tubuh, inflamasi yang berlebihan dapat memicu terjadinya endometriosis.
Dalam sebuah studi yang dilakukan di Departemen Ginekologi dan Obstetri di Tor Vergata University di Roma, Italia pada tahun 2012, menyimpulkan bahwa sebanyak 75% dari 207 wanita yang mengalami endometriosis merasa rasa nyerinya berkurang setelah mengurangi asupan gluten/tepung-tepungan.
Penelitian juga menunjukkan bahwa makanan-makanan yang mengandung lemak trans, terutama pada makanan yang diproses, digoreng, juga makanan cepat saji memengaruhi munculnya endometriosis.
Selain itu, diketahui juga bahwa konsumsi alkohol, kafein, juga yang mengandung lemak jenuh tinggi juga dapat meningkatkan peluang terbentuknya endometriosis.
Cara terbaik untuk membantu menurunkan rasa tidak nyaman yang muncul akibat endometriosis adalah dengan menerapkan pola makan bergizi seimbang dengan nutrisi yang terjaga.
Macam-macam asupan yang disarankan adalah sebagai berikut:
Pada sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2018 tentang reproduksi manusia, ditemukan bahwa mereka yang makan buah-buahan segar, terutama buah sitrus—jeruk, lemon, grapefruit , dan lain-lain, memiliki risiko yang lebih rendah dalam pertumbuhan endometriosis di dalam tubuhnya.
Selain buah, sayuran dan biji-bijian juga kaya vitamin, mineral, dan serat, yang membantu memberi nutrisi esensial untuk tubuh. Makanan kaya serat juga dapat menurunkan kadar hormon estrogen di dalam tubuh, yang baik untuk para wanita yang mengidap endometriosis.
Kelelahan dan rasa lemas adalah dua gejala yang sering terlihat saat seseorang mengidap endometriosis.
Sebuah penelitian ilmiah yang diterbitkan dalam jurnal Comparative Medicine menunjukkan bahwa kedua gejala tersebut sangat berkaitan dengan rendahnya zat besi di dalam darah.
Untuk meningkatkan zat besi, direkomendasikan untuk memperbanyak asupan kaya zat besi, seperti hati ayam, daging tanpa lemak, sayuran hujau, juga makanan-makanan yang diperkaya dengan zat besi, seperti sereal.
Asam lemak ini sudah lama diketahui menjadi komponen penting di dalam membran sel di dalam tubuh, sebagaimana yang diinformasikan oleh National Institute of Health (NIH).
Makanan kaya Omega-3 dapat membantu mempertahankan energi tubuh, serta melindungi fungsi organ-organ vital di dalam tubuh seperti jantung dan paru-paru.
Asam lemak omega-3 bersifat anti inflamasi sehingga dapat menurunkan inflamasi yang terjadi pada endometriosis. Makanan kaya asam lemak ini di antaranya adalah minyak ikan, juga daging ikan yang berasal dari laut dalam.
Sudah banyak diketahui juga bahwa antioksidan dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Dalam sebuah studi yang berkaitan dengan nyeri panggul akibat endometriosis, ternyata diketahui bahwa mereka yang mengonsumsi suplemen antioksidan mengalami penurunan rasa nyeri pada bagian panggul.
Hal ini kemungkinan disebabkan antioksidan meredakan peradangan yang terjadi di dalam tubuh, sehingga membantu menurunkan rasa nyeri.
Selain menerapkan pola makan untuk endometriosis, lakukan juga olahraga secara teratur, sehingga tubuh menjadi lebih sehat, peredaran darah lebih lancar, sehingga keluhan dan rasa nyeri secara umum dapat berkurang.
Ketahui pula bahwa gejala dan keluhan yang terjadi untuk setiap wanita juga berbeda-beda. diperlukan pemeriksaan oleh dokter untuk memastikan kondisi tubuh Bunda dan pola hidup sehat seperti apa yang tepat untuk Bunda.
Sumber:
Health. 2021. 8 Endometriosis Diet Tips That May Help You Manage Symptoms, According to Experts.
Kompas. 2020. Kenali Gejala Endometriosis dan Komplikasinya.
Medical News Today . 2018. What Should You Eat If You Have Endometriosis?
Healthline. 2020. What to Eat and What to Avoid If You Have Endometriosis.
Artikel Unggulan

Panduan agar Tetap Sehat Saat Hamil Muda
Saat Bunda positif hamil, apalagi bila ini adalah kehamilan yang pertama, akan banyak sekali hal yang Bunda perhatikan agar bisa menjalani kehamilan ini dengan ...

Ini Mengapa Bunda Perlu Konsumsi Suplemen Prenatal
Tumbuh kembang janin sangat ditentukan oleh asupan ibu selama mengandung. Oleh karena itu penting bagi ibu untuk memenuhi semua asupan nutrisi penting selama ha...

Ini Penyebab Libido Turun saat Hamil
Masalah yang satu ini kadang cukup membuat Bunda merasa gelisah saat dalam masa kehamilan: libido turun saat hamil. Padahal di berbagai tayangan, film, atau art...
Artikel Terkait

Layanan Pengaduan Konsumen
PT Asa Bestari Citta
feedback@diarybunda.co.id
Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen Dan Tertib Niaga
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
Whatsapp Ditjen PKTN: 0853-1111-1010