main-logo
header-image-13721
author-avatar-13721

Ditinjau oleh

dr. Linda Lestari, Sp.OG, Spesialis Obstetri dan Ginekologi

Diterbitkan 5 Agt 2021

share-icon

514


Apakah Bunda pernah mengalami heartburn saat hamil? Ada yang bilang ini bisa menjadi pertanda bahwa rambut si Kecil tebal lho, Bun. Apakah ini mitos atau fakta? Temukan jawabannya pada paparan berikut ini. 





Penyebab Heartburn Saat Hamil









Heartburn adalah kondisi yang cukup lazim terjadi saat Bunda hamil. Rasanya seperti ada rasa panas atau terbakar pada bagian dada bagian atas dan tengah, sehingga terkadang menyebabkan Bunda tidak nyaman dan khawatir. 





Heartburn bisa terjadi kapan saja pada sepanjang kehamilan, meski tidak selalu terjadi pada semua Bunda. Lazimnya, heartburn muncul pada trimester ketiga kehamilan, sebagai reaksi atas semakin membesarnya rahim sehingga menekan kuat bagian perut dan usus.





Tekanan ini juga bisa mendorong naiknya asam lambung ke arah kerongkongan/esofagus, sehingga menimbulkan rasa panas atau seperti terbakar ini.





Gejala-gejala Heartburn Saat Hamil





heartburn




Selain rasa panas pada bagian dada, heartburn saat hamil juga muncul dengan beberapa gejala lain, seperti:





  • Nyeri dada, khususnya setelah membungkuk, berbaring, atau setelah makan
  • Sering bersendawa
  • Batuk kronis
  • Suara terdengar serak
  • Napas berbunyi, sesak napas, atau gejala yang mirip dengan asma




Apakah kondisi ini mengharuskan Bunda segera memeriksakan diri ke dokter? Heartburn sebenarnya bukan kondisi yang berbahaya, sehingga tidak memerlukan pengobatan tertentu. 





Namun bila gejala heartburn ini terjadi berkepanjangan atau terasa semakin berat dan mengganggu, ada baiknya Bunda memeriksakan diri ke dokter dan mendapatkan pengobatan. Karena bisa jadi ini merupakan indikasi dari kondisi kesehatan yang lebih serius, seperti naiknya tekanan darah atau gejala preeklampsia.





Adakah Hubungan Heartburn Saat Hamil dengan Tebalnya Rambut Bayi?





heartburn




Banyak pihak yang selama ini menduga bahwa heartburn menjadi sebuah pertanda bahwa bayi yang nanti akan dilahirkan memiliki rambut tebal adalah sebuah mitos. Namun berdasarkan beberapa penelitian ilmiah yang memberikan temuan berbeda. 





Dalam salah satu penelitian yang dilakukan pada tahun 2006 di John Hopkins University, disebutkan bahwa dari 28 responden yang merupakan ibu hamil dengan heartburn , ternyata 23 orang melahirkan bayi dengan rambut yang lebih lebat dari rata-rata. 





Temuan tersebut memunculkan dugaan bahwa hormon yang berperan pada pertumbuhan rambut bayi dapat memberi reaksi pada otot perut, sehingga menimbulkan naiknya asam lambung ke kerongkongan. 





Dari penelitian ini kemudian ditarik kesimpulan bahwa bukan rambut bayi lah yang menyebabkan heartburn , namun kondisi hormonal—estrogen dan hormon penumbuh rambut—yang memicu naiknya asam lambung sehingga memunculkan heartburn





Saat hormon estrogen dan yang berperan dalam pertumbuhan rambut ini sangat tinggi, maka besar kemungkinan si Kecil akan memiliki rambut yang tebal. Pendapat ini juga dikonfirmasi oleh Leissa Roberts, DNP, CNM, wakil dekan yang juga menjadi bidan bersertifikasi di University of Utah College of Nursing, Amerika Serikat, yang dikutip oleh laman Utah Healthcare.  





Masalah rambut tebal juga banyak ditentukan oleh faktor genetik, sehingga bila kondisi orang tua tidak memiliki jenis rambut yang tebal, biasanya anak-anak pun tidak bisa memiliki rambut yang tebal. 





Cara Mengatasi Heartburn Saat Hamil









Bila gejala heartburn saat hamil yang Bunda alami tergolong ringan, ada beberapa cara yang bisa Bunda lakukan di rumah untuk membantu mengatasinya, yaitu:





  • Mengunyah permen karet. Dengan mengunyah permen karet, produksi air liur akan meningkat sehingga membantu menetralkan asam lambung yang berlebihan.
  • Minum teh jahe. Minuman hangat ini dapat membantu Bunda menyamankan kerongkongan yang terasa panas, sekaligus membantu mengatasi masalah pencernaan. 
  • Minum teh bunga kamomil. Minuman ini juga dikenal dapat memberi efek menenangkan, membantu mengatasi gangguan pencernaan, juga dapat membantu mengendalikan asam lambung.
  • Menggunakan minyak esensial atau aromaterapi. Minyak beraroma grapeseed , jeruk, lemon, lavender, rosemary , dan neroli dikenal dapat membantu memberi efek menenangkan pada tubuh. 
  • Makan yoghurt atau susu. 




Cara Mencegah Heartburn Saat Hamil





heartburn




Untunglah bahwa ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah munculnya heartburn saat hamil, di antaranya:





  • Hindari asupan yang dapat merangsang naiknya asam lambung, seperti minuman bersoda, makanan pedas, berminyak, juga yang terasa asam. 
  • Makan dalam porsi kecil namun mengandung nutrisi seimbang.
  • Memperbanyak minum air agar terhindar dari dehidrasi dan memperbaiki fungsi pencernaan. 
  • Kenakan baju yang nyaman. Baju yang terlalu ketat bisa menambah tekanan pada bagian perut, sehingga menstimulasi naiknya asam lambung. 
  • Cobalah untuk tidur menyamping ke sisi kiri. Lambung berada di sisi kiri tubuh, sehingga dalam posisi ini asam lambung akan sulit untuk naik ke kerongkongan.








Sumber:





First Cry Parenting. 2018. Heartburn during Pregnancy: Symptoms, Causes & Treatment.





Healthcare Utah. 2016. Heartburn and Infant Hair.





Dokter Sehat. 2017. Luar Biasa, Mitos Kehamilan Ini Ternyata Ada Benarnya.





Web MD. 2020. Pregnancy and Heartburn.










Punya pertanyaan lain?

Tanyakan kepada dokter di aplikasi! Gratis!

Unduh aplikasi

Punya pertanyaan lain?

Tanyakan kepada dokter di aplikasi! Gratis!

Unduh aplikasi
footer-main-logo
appstore-logogoogleplay-logo
appstore-logogoogleplay-logo

Layanan Pengaduan Konsumen
PT Asa Bestari Citta
feedback@diarybunda.co.id

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen Dan Tertib Niaga
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
Whatsapp Ditjen PKTN: 0853-1111-1010