main-logo

Bunda, Ketahui di Usia Berapa Janin Mulai Bergerak

header-image-17363
author-avatar-17363

Ditinjau oleh

dr. Fella Halimah Pratami, Sp.OG, Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi

Diterbitkan 4 Mei 2023

share-icon

6686


Salah satu peristiwa dalam kehamilan yang ditunggu-tunggu adalah saat Bunda merasakan janin bergerak. Bunda jadi semakin yakin bahwa ada kehidupan di dalam perut Bunda dan janin tumbuh dengan sehat. Untuk mengetahui di usia berapa janin mulai bergerak, Bunda bisa membaca informasinya berikut ini.  





Pergerakan Janin Dimulai pada Trimester Kedua Kehamilan





ciri ada janin di dalam perut




Pergerakan janin di dalam kandungan merupakan tanda bahwa ia mengalami tumbuh kembang serta tubuhnya semakin kuat. Di usia berapa janin mulai bergerak, umumnya terjadi pada usia kehamilan 18-22 minggu untuk kehamilan pertama, serta mulai 16 minggu untuk Bunda yang hamil anak kedua dan seterusnya. 





Mengapa baru di usia kehamilan ini pergerakan janin baru mulai terasa? Karena pada usia kehamilan sebelumnya, janin dinilai masih terlalu kecil sehingga gerakan-gerakan yang ia lakukan tidak terasa. 





Selain itu, karena ukurannya yang kecil, janin masih berada jauh di dalam air ketuban yang meredam gerakan-gerakan yang ia buat, sehingga tak terasa oleh Bunda.









Namun jika Bunda merasakan pergerakan janin sebelum atau sesudah usia kehamilan tersebut, jangan terlalu khawatir. Sebenarnya tidak ada kepastian di usia berapa janin mulai bergerak. 





Jika dari pemeriksaan dokter kandungan hasilnya kondisi bayi sehat dan kehamilan berjalan lancar, maka sebenarnya semua baik-baik saja.





Jika pada usia yang menjadi standar ini gerakan janin tidak terasa, maka kemungkinannya adalah: 





  • Posisi plasenta yang berada di bagian depan rahim (plasenta anterior). Ini membuat gerakan janin dari depan perut Bunda tidak terasa karena terhalang oleh plasenta. Tentu seiring janin makin membesar maka gerakannya akan makin mudah dirasakan.
  • Posisi janin dengan punggung di bagian depan rahim. Posisi ini juga membuat Bunda tidak dapat merasakan gerakan tangan dan kaki janin yang menghadap ke belakang.




Jika sampai lebih dari 24 minggu Bunda masih belum merasakan gerakan janin, maka dokter kandungan kemungkinan akan meminta Bunda untuk melakukan pemeriksaan USG untuk melihat kondisi janin. 





Bentuk-Bentuk Gerakan Janin





janin bernapas di dalam rahim




Gerakan janin yang pertama kali Bunda rasakan disebut dengan quickening , karena gerakannya cenderung singkat dan lembut. Bahkan Bunda mungkin tidak sadar bahwa janin sedang bergerak karena seperti desiran atau seperti ada gelembung udara di dalam perut. 





Pada minggu-minggu selanjutnya, pergerakan janin akan semakin terasa dan semakin intens karena tubuh janin menjadi semakin besar dan kuat. Pada akhir trimester kedua kehamilan, Bunda mungkin akan merasakan janin seperti sedang menggeliat, menyentak, menonjok, dan menendang. 





Pada awalnya, gerakan janin akan terasa saat Bunda sedang tenang dan dalam posisi duduk atau tiduran. Untuk memastikan gerakan janin, dokter kandungan atau bidan akan menyarankan Bunda untuk menaruh tangan di atas perut dan merasakannya langsung.





Memasuki trimester tiga, biasanya Bunda sudah dapat membaca pola gerakan janin karena janin sudah semakin aktif bergerak. Karena tubuhnya semakin besar dan kuat, maka gerakan-gerakan janin sudah semakin terasa dan bisa menimbulkan rasa nyeri saat ia menendang kuat. 









Pada awal trimester tiga, orang lain sudah dapat merasakan gerakan janin dengan menaruh tangan di atas perut Bunda. Selain itu, kadang terlihat siluet bentuk telapak tangan atau telapak kaki di kulit Bunda saat janin sedang aktif bergerak. 





Pentingnya Janin Bergerak di dalam Kandungan









Mengapa sangat penting bagi Bunda untuk mengetahui di usia berapa janin mulai bergerak dan bentuk-bentuk gerakannya, karena janin yang aktif bergerak merupakan tanda dari janin yang mengalami tumbuh kembang yang ideal. Ini juga menandakan bahwa ia dalam kondisi yang sehat.





Namun janin tidak akan aktif bergerak sepanjang hari ya, Bun. Ada saatnya ia tertidur sehingga gerakannya tidak terasa. 





Selain itu, pada akhir trimester tiga kehamilan, biasanya ruang gerak janin menjadi semakin sempit sehingga pergerakannya pun terbatas.





Jika Bunda merasa pola gerakan janin tidak seperti biasanya dan gerakannya terus berkurang atau bahkan menghilang, maka Bunda sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter kandungan karena bisa jadi ada kondisi serius dialami janin. Di antaranya adalah: 





  • Nuchal cord , yaitu saat tali pusat melilit leher janin sehingga mengganggu aliran darah ke janin dan menyebabkan janin lemas. 
  • Gangguan pada plasenta, seperti solusio plasenta atau plasenta robek. 
  • Gawat janin
  • Bayi meninggal di dalam kandungan.




Gerakan janin adalah satu-satunya cara Bunda memonitor kondisi janin tanpa melakukan pemeriksaan khusus, karena Bunda merasakan langsung. Oleh sebab itu, bila Bunda merasakan Gerakan berkurang secara signifikan atau bahkan tidak terasa Gerakan sama sekali, jangan tunda untuk segera ke dokter kandungan atau IGD terdekat ya Bun..





Mempelajari dan mengetahui tentang gerakan janin akan membantu Bunda mendeteksi jika ada masalah pada kehamilan dan kondisi janin. Karena itu, tingkatkan kesadaran Bunda tentang hal ini, ya.





Sumber:





What to Expect. 2021. When You’ll Feel Your Baby Move and Kick





Healthline Parenthood. 2020. Have Your Baby’s Movements Changed? Here’s When to Worry





NCBI. 2021. Fetal Movement


Punya pertanyaan lain?

Tanyakan kepada dokter di aplikasi! Gratis!

Unduh aplikasi

Punya pertanyaan lain?

Tanyakan kepada dokter di aplikasi! Gratis!

Unduh aplikasi
footer-main-logo
appstore-logogoogleplay-logo
appstore-logogoogleplay-logo

Layanan Pengaduan Konsumen
PT Asa Bestari Citta
feedback@diarybunda.co.id

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen Dan Tertib Niaga
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
Whatsapp Ditjen PKTN: 0853-1111-1010