main-logo

Ini Daftar Buah Untuk Memperbanyak ASI

header-image-16659
author-avatar-16659

Ditinjau oleh

dr. Mutia Winanda, M.Gizi, Sp. GK, Dokter Spesialis Gizi Klinik dan Konselor Laktasi

Diterbitkan 5 Nov 2021

share-icon

177


Banyak Bunda khawatir akan suplai ASI yang dimiliki karena terkait kecukupan pasokan ASI untuk Si Kecil. Tidak heran, berbagai upaya Bunda lakukan untuk memastikan ASI terus berproduksi. Bagaimana dengan makan buah, adakah buah untuk memperbanyak ASI? 





Jenis Buah untuk Ibu Menyusui





buah memperbanyak asi




Buah memiliki rasa yang segar dan manis, sehingga Bunda akan dengan senang hati mengonsumsinya. Namun, tidak semua buah memiliki manfaat untuk ibu menyusui.





Berikut adalah daftar buah yang dapat membantu Bunda dalam memproduksi ASI:





Pepaya hijau/mentah





Pepaya mentah dianggap sebagai galactagogue yang hebat di berbagai negara Asia. Pepaya yang belum matang ini membantu laktasi dengan meningkatkan produksi hormon oksitosin. Pepaya hijau juga mengandung vitamin esensial seperti vitamin A, B, C, dan E.





Pepaya mentah juga berfungsi sebagai obat penenang alami yang akan membantu Bunda  rileks. Bunda dapat menelan pepaya mentah dengan memarutnya menjadi salad. 





Alpukat





Makanan super ini sangat bagus untuk banyak hal, dan menyusui adalah salah satunya. Asam lemak omega-3, asam lemak omega-6, dan asam lemak omega-9 dalam alpukat membantu Bunda menghasilkan ASI yang sangat kaya untuk si kecil. 





Alpukat juga kaya akan asam folat serta vitamin C, vitamin E, dan potasium, yang semuanya membantu si Kecil tumbuh dan berkembang. Mengonsumsi buah serbaguna ini juga membantu menjaga kadar gula darah dan kolesterol. 





Stroberi





Stroberi tidak hanya lezat, tetapi juga mengandung nutrisi penting yang dibutuhkan si Kecil untuk perkembangannya. Buah ini penuh dengan zat besi dan juga penuh dengan vitamin seperti vitamin C, kalsium, potasium, dan magnesium. Kandungan airnya yang tinggi membantu tetap terhidrasi dengan baik saat Bunda menyusui.





Blueberry





Blueberry selalu dikenal karena sifat antioksidannya yang luar biasa. Meskipun jumlah yang masuk ke bayi melalui ASI tidak diketahui, bayi akan menerima kandungan antioksidan melalui ASI.





Blueberi juga kaya vitamin dan mineral seperti vitamin A dan K, kalsium serta potasium. Hanya saja, jangan makan terlalu banyak buah-buahan lezat ini sekaligus karena buah beri dapat menyebabkan gas pada beberapa bayi.





Mangga





Mangga kaya akan antioksidan dan vitamin K. Kandungan serat dan potasium juga membantu Bunda menyusui mengisi kembali nutrisinya. 





Pisang





Potasium sangat penting bagi wanita hamil, tetapi mempertahankan kadar kalium yang tinggi tetap penting saat menyusui. Dan sebenarnya, Bunda membutuhkan lebih banyak kalium sebagai ibu menyusui, karena akan membantu menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit. Jumlah potasium yang disarankan adalah 5.100 miligram.





Blewah





Blewah mengandung 50 gram vitamin C. Blewah juga memiliki kandungan air yang tinggi dan  membantu Bunda menyusui tetap terhidrasi dengan jumlah cairan yang hilang. 





Aprikot





Aprikot sangat bagus untuk membantu menstabilkan ketidakseimbangan hormon dan harus dikonsumsi sebelum dan sesudah melahirkan. Buah ini membantu dengan laktasi dan juga kaya akan kalsium dan serat. 





Semangka





Semangka kaya akan fruktosa, serat, dan tentu saja air. Hal ini membuat Bunda tetap terhidrasi, memberi tubuh kandungan mineral dan membantu menjaga atau meningkatkan suplai ASI. Tetap terhidrasi dapat membantu Bunda mengatasi masalah laktasi.





Tanda ASI Telah Terpenuhi





relaktasi menyusui




Bunda sebenarnya tidak perlu khawatir kekurangan pasokan ASI. Selama Bunda mengonsumsi makanan yang bergizi dan sering menyusui, pasokan ASI akan tetap terjaga.





Bunda dapat mengukur apakah bayi mendapatkan ASI yang cukup dengan  dengan memeriksa berat badan bayi.





Oleh karena itu, Bunda perlu membawa bayi secara teratur ke dokter dan menimbangnya untuk memastikan perkembangan dan pertumbuhannya berjalan dengan baik.





Berikut tanda-tanda bahwa bayi telah mengonsumsi cukup ASI:





  • Payudara terasa lebih lembut dan kosong setelah setiap kali menyusui.
  • Bunda melihat bayi menelan saat menyusui.
  • Bayi melepaskan payudaranya sendiri setelah ia selesai menyusu.
  • Bayi akan buang air kecil setidaknya delapan kali dalam 24 jam. Bayi yang hanya diberi ASI dapat buang air besar beberapa kali sehari atau hanya sekali dalam tujuh hari.
  • Raut wajah bayi yang puas menandakan bahwa perut bayi sudah kenyang.




Bila Bunda tetap khawatir akan suplai ASI yang Bunda miliki, lakukan beberapa hal berikut untuk meningkatkan persediaannya: 





  • Pastikan bayi menyusu dengan cara yang benar. Jika bayi tidak dapat melakukan ini, maka Bunda harus memeras ASI.
  • Menyusui bayi selama yang dia inginkan dan dengan frekuensi 1,5 hingga 2 jam.
  • Tawarkan kedua payudara saat menyusui. Setelah bayi selesai menyusui dari satu payudara, tawarkan sisi lainnya.
  • Hindari dot dan botol karena dapat menyebabkan kebingungan puting. Ini berarti bayi mungkin kesulitan menempel ke payudara jika ia terbiasa mengisap dari botol. 
  • Pastikan Bunda makan makanan yang sehat, minum banyak cairan, cukup tidur, dan cobalah untuk tidak terlalu khawatir.
  • Bunda dapat menggunakan pompa untuk memastikan bahwa ASI dikeluarkan dari payudara. 




Terus konsumsi makanan bergizi selama menyusui ya, Bunda. Dan pastikan Bunda mengonsumsi buah-buahan yang segar agar dapat membantu produksi ASI.









Sumber:





Parenting First Cry. 2019. 31 Best Foods to Increase Breast Milk.





Kidspot. 2019. 8 Fruits to Eat When You're Breastfeeding for Better Milk Production.





Romper. 2016. 9 Fruits To Eat When You're Breastfeeding For Better Milk Flow.










Punya pertanyaan lain?

Tanyakan kepada dokter di aplikasi! Gratis!

Unduh aplikasi

Punya pertanyaan lain?

Tanyakan kepada dokter di aplikasi! Gratis!

Unduh aplikasi
footer-main-logo
appstore-logogoogleplay-logo
appstore-logogoogleplay-logo

Layanan Pengaduan Konsumen
PT Asa Bestari Citta
feedback@diarybunda.co.id

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen Dan Tertib Niaga
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
Whatsapp Ditjen PKTN: 0853-1111-1010