Ini Posisi Tidur Bayi yang Terbaik dan Aman
Ditinjau oleh
dr. Arnold Soetarso, Sp.A, Dokter Spesialis Anak
Diterbitkan 24 Jun 2021
1967
Posisi tidur bayi ternyata tidak semuanya aman, Bun. Ketahui posisi tidur terbaik dan yang perlu dihindari, serta cara-cara agar si Kecil tidur dalam posisi aman dan nyaman sepanjang malam.
Di awal-awal hidupnya, si Kecil akan banyak menghabiskan waktunya untuk tidur. Dalam sehari, mungkin jam tidurnya akan mencapai 16-18 jam. Posisi tidurnya menjadi penting agar tidurnya tidak terganggu dan tubuhnya semakin sehat.
Terutama untuk si Kecil yang baru lahir, posisi yang paling aman untuknya adalah tidur dalam posisi telentang, setidaknya pada satu tahun pertama.
Bila si Kecil tidur tengkurap atau menelungkup, risiko yang mungkin terjadi adalah terhambatnya aliran udara sehingga menyebabkan si Kecil tidak dapat bernapas dengan baik. Kalau sudah demikian bisa terjadi sindrom kematian mendadak atau SIDS.
Secara alami, tubuh si Kecil saat tidur bisa berubah dari tidur telentang menjadi menyamping. Para Bunda pun banyak yang beranggapan, tidur miring lebih baik untuk si Kecil, terutama yang sedang sakit, karena posisi tidur bayi seperti ini bisa mencegahnya tersedak saat muntah atau gumoh.
Ternyata tidur menyamping pun bukan menjadi posisi tidur bayi yang disarankan. Pasalnya, posisi ini juga akan memudahkan si Kecil untuk berguling kembali menjadi tidur menelungkup.
Selain itu, untuk masalah gumoh atau muntah, ternyata lembaga National Institute of Health (NIH) menyatakan bahwa justru saat tidur telentang lah, si Kecil memiliki risiko yang lebih rendah untuk tersedak.
Aliran udaranya pun lebih baik saat posisinya telentang. Bayi pun diketahui sudah memiliki refleks yang baik saat batuk ataupun saat gumoh, dengan memiringkan kepalanya, meski sambil tidur.
Agar tidur si Kecil tetap nyaman dan aman dalam posisi telentang, coba lakukan ini ya, Bun:
Kasur yang terlalu empuk akan mengikuti bentuk kepala dan tubuh si Kecil, sehingga dapat menyebabkan gangguan pernapasan, karena bagian leher atau tengkuknya menekuk. Untuk itu, saat memilih matras atau kasur untuk si Kecil, cek kembali standar keamanan dari kasur bayi tersebut.
Kain bedung bisa membantu si Kecil tidur lebih nyaman saat tidur telentang. Namun saat si Kecil sudah bisa berguling, hindari penggunaan bedung karena bisa membuatnya tertelungkup saat tidur.
Seperti selimut, bantal, boneka bulu, mainan, dan sebagainya. Si Kecil akan tetap bisa tidur meski tanpa ditemani benda-benda ini kok, Bun. Justru benda-benda ini selain menyebabkan ruang tidurnya sempit, juga bisa membahayakan si Kecil saat tidur.
Ternyata menemani si Kecil tidur dengan berbaring di sebelahnya bukan berarti lebih aman.
Ada kasus-kasus di mana orang tua secara tidak sadar saat tidur bersama si Kecil malah menyebabkan aliran udara si Kecil terhambat atau berisiko menindih tubuh si Kecil. Lebih baik, biasanya si Kecil tidur sendiri di tempat tidurnya dan Bunda tidur di dipan yang lain.
Untuk si Kecil yang baru lahir, ternyata penggunaan empeng saat tidur malah cukup bermanfaat untuk mencegah SIDS.
Tetapi Bunda juga perlu membatasi penggunaannya ya, misalnya diberikan hanya saat tidur saja untuk menghindari kebiasaan memakai empeng dalam jangka panjang yang bisa mengganggu struktur gigi si Kecil.
Sumber:
Healthline. 2019. Is Side Sleeping Safe for My Baby?
Very Well Family. 2020. The Safest Sleeping Position for Your Baby.
What to Expect. 2020. Baby Sleeping on His Side? How to Encourage Your Little One to Sleep on His Back.
Flo. 2021. Why Do Newborn Sleeping Positions Matter?
Artikel Unggulan
Panduan agar Tetap Sehat Saat Hamil Muda
Saat Bunda positif hamil, apalagi bila ini adalah kehamilan yang pertama, akan banyak sekali hal yang Bunda perhatikan agar bisa menjalani kehamilan ini dengan ...
Ini Mengapa Bunda Perlu Konsumsi Suplemen Prenatal
Tumbuh kembang janin sangat ditentukan oleh asupan ibu selama mengandung. Oleh karena itu penting bagi ibu untuk memenuhi semua asupan nutrisi penting selama ha...
Ini Penyebab Libido Turun saat Hamil
Masalah yang satu ini kadang cukup membuat Bunda merasa gelisah saat dalam masa kehamilan: libido turun saat hamil. Padahal di berbagai tayangan, film, atau art...
Artikel Terkait
Layanan Pengaduan Konsumen
PT Asa Bestari Citta
feedback@diarybunda.co.id
Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen Dan Tertib Niaga
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
Whatsapp Ditjen PKTN: 0853-1111-1010