main-logo
header-image-8323
author-avatar-8323

Ditinjau oleh

dr. Linda Lestari, Sp.OG, Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi

Diterbitkan 11 Agt 2022

share-icon

612


Di antara tahapan tumbuh kembang si Kecil selama berada di dalam kandungan, sistem saraf dan otak termasuk yang berkembang paling awal. Yuk, ketahui tahap perkembangan sistem saraf janin dan dukung dengan asupan bernutrisi, agar tumbuh kembangnya optimal. 





Awal Perkembangan Sistem Saraf Janin





Foto: freepik.com




Setelah janin tumbuh di dalam rahim, dibutuhkan sekitar tiga sampai empat minggu untuk sel-selnya menebal dan mulai membentuk ruang-ruang berbentuk tabung sebagai tempat pembentukan sistem saraf. 





Selanjutnya, tabung-tabung ini akan terus menebal dan mulai membentuk bagian-bagian dari otak, yaitu otak bagian depan, tengah, dan belakang, pada sekitar minggu ke 6 atau 7 kehamilan. 





Neuron atau unit-unit kerja sistem saraf pusat selanjutnya akan diproduksi di dalam tabung saraf ini, yang nantinya akan berpindah dan menyatu membentuk suatu sirkuit atau jaringan pada masing-masing bagian otak tadi. 





Bagian-bagian Otak





perkembangan sistem saraf janin (1)
Foto: freepik.com




Bagian otak janin selanjutnya akan membentuk 5 bagian, yang memiliki fungsi yang berbeda, yaitu:





  1. Cerebrum: Bagian terbesar dari otak yang berfungsi untuk berpikir, mengingat, dan merasa. 
  2. Cerebellum: Bagian dari otak yang berfungsi untuk pengendalian motorik.
  3. Brainstem /batang otak: Disebut juga sebagai “mesin” dari otak, yang mengendalikan seluruh fungsi vital tubuh, termasuk detak jantung, pernapasan, juga tekanan darah.
  4. Pituitary gla nd/kelenjar pituitari: Bagian ini ukurannya kecil, namun bertanggung jawab atas pelepasan hormon ke seluruh tubuh, khususnya hormon pertumbuhan, metabolisme, dan sebagainya. 
  5. Hypothalamus : bagian dari otak yang mengendalikan suhu tubuh, rasa lapar, haus, emosi, juga rasa mengantuk.




Pada saat yang sama dengan perkembangan bagian-bagian otak tadi, sel-sel neuron juga terus berkembang, saling terkoneksi sehingga dapat membentuk gerakan-gerakan janin yang pertama, salah satunya adalah posisi meringkuk atau fetal position. 





Gerakan-gerakan dasar ini akan terus berkembang, sampai akhirnya janin bisa mengembangkan indera perabanya.





Perkembangan Selanjutnya di Trimester Kedua dan Ketiga Janin





perkembangan sistem saraf janin
Foto: freepik.com




Perkembangan sistem saraf janin pada trimester kedua akan berlanjut pada pembentukan refleks-refleks tubuh yang vital, seperti gerakan pernapasan yang berupa kontraksi ritmis diafragma dan otot dada, gerakan mengisap, juga menelan. Kemampuan ini dikendalikan oleh batang otak yang semakin matang pada akhir trimester kedua.





Pada trimester ketiga, perkembangan neuron dan pembentukan sirkuit saraf terjadi semakin cepat. Otak janin juga berkembang makin cepat, terutama pada bagian cerebellum yang mengendalikan motorik janin. 





Pada trimester ini juga, si Kecil akan semakin aktif bergerak, menendang, menggerakkan jari-jari tangan dan kaki, meregangkan tubuh, dan sebagainya. Gerakan-gerakan ini juga bisa dirasakan oleh Bunda, dan terlihat pada saat dilakukan USG.





Dukung Perkembangan Saraf dan Otak si Kecil





Foto: freepik.com




Seiring dengan perkembangan sistem saraf janin dan organ otaknya di dalam rahim, Bunda juga mulai dapat mendukungnya dengan menciptakan suasana yang menyenangkan, misalnya dengan mengajaknya bicara, mendengarkan musik, dan sebagainya. 





Selain itu, sangat penting juga untuk Bunda untuk mencukupi kebutuhan asam folat yang diperlukan si Kecil di dalam kandungan. Setidaknya 600 mg pada trimester pertama dan 400 mg pada trimester kedua dan ketiga. 





Asam folat penting untuk membantu perkembangan sistem saraf si Kecil. Yakni, untuk memastikan bahwa masing-masing tabung saraf dapat “menyala” dan menyatu dengan tepat dengan sel-sel saraf yang lain. 





Selain itu, asam folat juga untuk mendukung tumbuh kembang otak si Kecil dengan optimal. 





Selain asam folat, nutrisi yang juga baik untuk mendukung perkembangan sistem saraf janin dan otak janin adalah asam lemak Omega-3. Nutrisi ini bisa didapatkan secara alami dari ikan salmon, minyak ikan, kacang walnut, juga buah alpukat. 





Biasanya dokter akan meresepkan beberapa suplemen ini kepada Bunda sebagai tambahan apabila asupan sehari-hari dari makanan dianggap kurang mencukupi. 









Sumber :





What to Expect. 2019. Fetal Development: Baby's Nervous System and Brain. 





News-Medical. 2019. Development of the Nervous System.





Zero to Three. 2020. When Does the Fetus's Brain Begin to Work?


Punya pertanyaan lain?

Tanyakan kepada dokter di aplikasi! Gratis!

Unduh aplikasi

Punya pertanyaan lain?

Tanyakan kepada dokter di aplikasi! Gratis!

Unduh aplikasi
footer-main-logo
appstore-logogoogleplay-logo
appstore-logogoogleplay-logo

Layanan Pengaduan Konsumen
PT Asa Bestari Citta
feedback@diarybunda.co.id

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen Dan Tertib Niaga
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
Whatsapp Ditjen PKTN: 0853-1111-1010