main-logo

Mitos atau Fakta: Ibu Hamil Tidak Boleh Nonton Film Horor?

header-image-19303
author-avatar-19303

Ditinjau oleh

dr. Andri Welly, Sp. OG, Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi

Diterbitkan 4 Mei 2023

share-icon

19797


Banyaknya mitos terkait kehamilan memang tak terhitung dan sangat banyak. Beberapa orang mengatakan makanan yang Bunda makan akan mempengaruhi kebiasaan makan bayi dalam jangka panjang. Sedangkan, orang lain menyatakan bahwa gambar yang Bunda tonton selama hamil akan mempengaruhi penampilan fisik bayi. Jadi, mitos-mitos tertentu yang berkaitan dengan kehamilan biasanya tidak memiliki pembenaran ilmiah apapun dan sama sekali tidak berdasar.





Sebagai pencinta film horor, mitos yang ada mungkin membuat Bunda takut. Benarkah ibu hamil tidak boleh nonton film horor? Apakah anakku akan berwajah seram seperti karakter dalam film horor? 





Pertanyaan ini pasti pernah terlintas di benak Bunda. Lalu, yang menjadi pertanyaan selanjutnya, apakah hal ini hanya mitos atau fakta? 





Apakah Menonton Film Horor saat Hamil Memengaruhi Bayi yang Belum Lahir?









Cerita tentang anak akan berwajah seram jika ibunya menonton film horor saat hamil hanyalah mitos belaka. Wajah bayi pasti akan menurun dari genetika orang tua. Tidak ada hubungannya wajah bayi dengan tontonan yang ditonton oleh sang ibu semasa hamil. Kemudian faktor yang dapat mempengaruhi penampakan paras wajah janin adalah adakah kelainan bawaan pada janin. Ada beberapa kelainan bawaan tertentu seperti trisomi 21 ( syndrome Down ), yang memberikan penampakan paras wajah yang khas, yaitu mongolian face.





Lalu wajah bayi yang baru lahir juga masih bisa berubah-ubah sampai ia besar. Jadi, ada kemungkinan bila bayi baru lahir tidak mirip dengan Bunda dan Ayahnya, saat besar wajahnya akan berubah lebih mirip ke salah satu orang tuanya. 





Alasan utama menonton film horor tidak dianjurkan selama kehamilan adalah karena hal itu dapat menyebabkan stres pada ibu.  





Film horor, bisa menjadi roller coaster emosi bagi seseorang, terlepas orang tersebut hamil atau tidak. Oleh karena itu, efek film horor pada wanita hamil sangat bergantung pada jumlah stres yang diberikan film tersebut padanya. Sebenarnya, segala jenis film yang membuat ibu hamil stres akan lebih baik untuk dihindari.





Mengapa? Ketika seorang wanita hamil menjadi terlalu stres, kadar hormonnya berubah dan ini bisa berbahaya bagi bayinya. Stres yang berlebihan pada ibu hamil dapat menyebabkan bayi lahir prematur atau bahkan keguguran.  





Selain itu, stres pada ibu hamil juga dapat menyebabkan stres pada janin yang dikandungnya. Stres pada bayi yang belum lahir dapat menyebabkan masalah pada anak di kemudian hari, seperti gangguan kecemasan atau masalah dengan konsentrasi dan kesulitan belajar.





Kesimpulannya, jika Bunda tidak nyaman menonton film horor bahkan saat tidak hamil, sebaiknya hindari menontonnya saat dia hamil. Namun, jika Bunda sudah terbiasa menonton film horor, menikmatinya, dan menganggapnya sebagai pengalaman yang menyenangkan, menonton film horor saat hamil tidaklah berbahaya. 





Hal yang Perlu Dipertimbangkan saat Menonton Film Seram saat Hamil









Selain adegan seram dan menegangkan yang ditampilkan film horor, ada beberapa hal lain yang perlu dipertimbangkan Bunda saat hendak menonton:





  • Jika film horor (atau film jenis apa pun yang menegangkan) membuat Bunda stres atau menyebabkan gejolak emosional, lebih baik Bunda menghindarinya selama kehamilan.




  • Pada usia kehamilan 20 minggu, fungsi pendengaran janin sudah mulai berfungsi. Pada periode ini, suara keras dapat mengganggu bayi yang belum lahir. Jadi, jika terlalu sering menonton di bioskop, kemungkinan risiko bayi menderita gangguan pendengaran bisa terjadi. Selain itu, ada juga risiko kelainan janin, kelahiran prematur, kerusakan koklea serta cacat lahir.




  • Beberapa ibu hamil merasa lelah saat duduk terlalu lama. Jika duduk tegak selama beberapa jam atau lebih di bioskop tampaknya melelahkan lebih baik Bunda juga menghindarinya. Tubuh yang lelah bisa membuat perut terasa kencang dan tidak nyaman, serta bisa membuat bayi jadi stres juga.




Jadi, jika film horor bisa meningkatkan mood , film horor aman ditonton selama hamil. Namun, jika film horor bisa membuat Bunda stres, lebih baik hindari menontonnya. 





Sumber





Parenting First Cry. 2018. Watching Horror Movies During Pregnancy – Safe or Not?





Habitat for Mom. CAN PREGNANT WOMEN WATCH HORROR MOVIES?






Punya pertanyaan lain?

Tanyakan kepada dokter di aplikasi! Gratis!

Unduh aplikasi

Punya pertanyaan lain?

Tanyakan kepada dokter di aplikasi! Gratis!

Unduh aplikasi
footer-main-logo
appstore-logogoogleplay-logo
appstore-logogoogleplay-logo

Layanan Pengaduan Konsumen
PT Asa Bestari Citta
feedback@diarybunda.co.id

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen Dan Tertib Niaga
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
Whatsapp Ditjen PKTN: 0853-1111-1010