Obat Flu untuk Ibu Hamil yang Aman dan Disarankan
Ditinjau oleh
dr. Linda Lestari, Sp.OG, Spesialis Obstetri dan Ginekologi
Diterbitkan 9 Agt 2021
757
Saat mengalami gangguan kesehatan, ibu hamil sering kali merasa dilema jika harus minum obat. Namun tak terhindarkan, ada obat-obat yang harus diminum oleh ibu hamil karena jika tidak, maka penyakit bisa menjadi lebih serius serta membahayakan Bunda dan janin.
Penyakit flu misalnya, yang jika tidak ditangani dapat menyebabkan komplikasi dan masalah kesehatan yang serius pada ibu dan bayi. Cermat memilih obat flu untuk ibu hamil jadi kunci agar aman bagi Bunda dan janin.
Banyak orang yang sering menyamakan antara flu dengan batuk-pilek biasa karena sama-sama memiliki gejala berupa hidung meler dan batuk. Padahal keduanya memiliki virus penyebab yang berbeda dengan tingkat infeksi yang berbeda pula.
Infeksi virus pada batuk-pilek biasa tergolong ringan, sementara pada flu tingkatannya lebih berat dan butuh waktu lebih lama untuk sembuh. Karena itu, jangan anggap enteng jika ibu hamil terserang flu.
Gejala dan tanda seseorang menderita flu, baik pada ibu hamil dan orang yang tidak hamil, di antaranya adalah:
Pada ibu hamil dan ibu yang baru melahirkan, gejala-gejala ini bisa berlangsung lebih lama daripada orang yang tidak hamil.
Pada ibu hamil, kerja sistem imun, paru-paru, dan jantung terkena dampak dari perubahan tubuh akibat kehamilan. Kondisi ini membuat flu dapat menimbulkan komplikasi serius, bahkan sampai membutuhkan perawatan di rumah sakit.
Komplikasi ini di antaranya berupa pneumonia, bronkitis, dan infeksi sinus. Sementara itu, demam yang dialami ibu hamil saat flu dikaitkan dengan cacat tabung saraf dan efek buruk lainnya pada bayi.
Karena itu, jika Bunda mulai mengalami gejala dan tanda menderita flu, maka sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan. Obat flu untuk ibu hamil akan segera diberikan untuk mencegah terjadinya komplikasi yang serius dari flu.
Ibu hamil yang menderita flu biasanya akan mendapatkan obat antivirus. Sangat penting untuk ibu hamil mengonsumsi obat ini dalam waktu 48 jam setelah muncul tanda dan gejala agar obat bekerja dengan optimal.
Obat antivirus tidak akan menyembuhkan penyakit flu, tapi dapat membantu menyembuhkan infeksi virus flu dan meredakan gejala-gejalanya sehingga Bunda lebih cepat sembuh. Obat ini juga mengurangi potensi komplikasi flu yang serius pada ibu hamil dan janin.
Jika Bunda mengalami demam dan rasa nyeri, maka dokter akan menyarankan untuk mengonsumsi paracetamol. Sedangkan untuk batuk, jika diperlukan maka ibu hamil dapat mengonsumsi obat antitusif berupa dextromethorphan.
Kedua obat tersebut tergolong aman dikonsumsi ibu hamil bahkan pada trimester pertama. Ikuti petunjuk penggunaan obat flu untuk ibu hamil ini dari apoteker dan dokter kandungan. Karena walaupun tergolong aman, tapi konsumsi yang berlebihan juga dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi ibu hamil dan janin.
Selain konsumsi obat flu untuk ibu hamil, Bunda juga disarankan untuk:
Cara yang disarankan untuk mencegah ibu hamil terserang flu adalah dengan melakukan vaksinasi flu. Bunda tak perlu khawatir karena vaksin flu aman untuk ibu hamil pada usia kehamilan berapa pun.
Tak hanya melindungi ibu hamil dari virus flu, antibodi yang terbentuk dari vaksin akan masuk ke janin. Sehingga setelah lahir, ia akan memiliki perlindungan dari virus flu selama beberapa bulan.
Jika Bunda masih ragu untuk melakukan vaksinasi flu, maka tingkatkan kewaspadaan terhadap gejala-gejala flu. Dan jika saat flu mengalami gejala-gejala berikut, Bunda harus segera ke dokter:
Jika Bunda mengalami hal-hal di atas, maka harus langsung memeriksakan diri ke UGD terdekat untuk mendapat penanganan segera.
Sumber:
Centers for Disease Control and Prevention. 2021. Flu and Pregnant Woman.
Pregnancy, Birth, & Baby. 2020. Cold and Flu during Pregnancy.
What to Expect. 2020. Flu During Pregnancy: What You Need to Know to Stay Safe.
March of Dimes. 2019. Influenza (Flu) and Pregnancy.
Artikel Unggulan
Panduan agar Tetap Sehat Saat Hamil Muda
Saat Bunda positif hamil, apalagi bila ini adalah kehamilan yang pertama, akan banyak sekali hal yang Bunda perhatikan agar bisa menjalani kehamilan ini dengan ...
Ini Mengapa Bunda Perlu Konsumsi Suplemen Prenatal
Tumbuh kembang janin sangat ditentukan oleh asupan ibu selama mengandung. Oleh karena itu penting bagi ibu untuk memenuhi semua asupan nutrisi penting selama ha...
Ini Penyebab Libido Turun saat Hamil
Masalah yang satu ini kadang cukup membuat Bunda merasa gelisah saat dalam masa kehamilan: libido turun saat hamil. Padahal di berbagai tayangan, film, atau art...
Artikel Terkait
Layanan Pengaduan Konsumen
PT Asa Bestari Citta
feedback@diarybunda.co.id
Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen Dan Tertib Niaga
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
Whatsapp Ditjen PKTN: 0853-1111-1010