main-logo

Pendarahan Saat Hamil Muda, Ini yang Harus Dilakukan

header-image-20846
author-avatar-20846

Ditinjau oleh

dr. Kevin Adrian Djantin, Project and Collaboration Medical Editor Alodokter

Diterbitkan 6 Okt 2023

share-icon

1141


Pendarahan saat hamil muda tak jarang membuat ibu hamil cemas, karena khawatir ada masalah pada kehamilan. Meski memang bisa menjadi tanda adanya gangguan, keluhan ini tidak selalu berbahaya kok, Bun. Nah, agar tidak panik, yuk ketahui apa saja yang harus Bunda lakukan bila mengalami pendarahan saat hamil muda.





Pada trimester pertama kehamilan, sebagian ibu hamil bisa mengalami pendarahan. Pendarahan ini tidak selalu berbahaya, kok. Namun, ibu hamil tetap perlu waspada karena bisa menjadi tanda adanya gangguan pada janin dan kandungan.





Pendarahan saat hamil muda berbeda dengan flek . Biasanya, flek muncul berwarna cokelat dan berupa bercak. Apabila Bunda memakai pantyliner, flek tidak akan sampai memenuhinya.





Sementara itu, pendarahan saat hamil muda biasanya muncul lebih banyak dan berwarna merah. Oleh karena itu, Bunda membutuhkan pantyliner atau bahkan pembalut untuk menampung darah yang keluar.





Berbagai Penyebab Pendarahan Saat Hamil Muda





Pendarahan saat hamil muda paling sering terjadi karena pendarahan implantasi . Perdarahan implantasi sendiri merupakan pendarahan yang terjadi saat sel telur yang telah dibuahi menempel ke dinding rahim.





Karena pendarahan implantasi biasanya terjadi 6–12 hari setelah berhubungan seksual, banyak wanita yang tidak menyadari dirinya hamil karena mengira pendarahan ini adalah darah haid.





Selain karena pendarahan implantasi, pendarahan saat hamil muda juga bisa terjadi karena perubahan hormon. Perubahan hormon ini membuat rahim dan leher rahim (serviks) menjadi lebih mudah berdarah apabila terkena gesekan, misalnya saat berhubungan seksual atau menjalani pemeriksaan panggul.





Pada beberapa kasus, pendarahan saat hamil muda juga bisa disebabkan oleh hamil anggur atau kondisi lain yang perlu diwaspadai, seperti kehamilan ektopik, infeksi, bahkan keguguran.





Jika pendarahan saat hamil muda keluar hanya sedikit, tidak disertai gumpalan seperti daging, dan tidak berlangsung lama, keluhan ini biasanya bukan terjadi karena kondisi yang berbahaya.





Namun, jika jumlah darah yang keluar cukup banyak, tidak kunjung berhenti, dan disertai gejala lain, seperti kram perut dan keluarnya gumpalan darah menyerupai daging, sebaiknya segeralah periksakan diri ke dokter ya, Bunda.





Cara Tepat yang Perlu Dilakukan ketika Pendarahan Saat Hamil Muda





Meski pendarahan saat hamil muda sering membuat khawatir, Bunda jangan panik dulu, ya. Jika tiba-tiba muncul keluhan ini, ada beberapa cara sederhana yang bisa Bunda lakukan untuk mengatasi sekaligus mencegah pendarahan makin deras. Berikut ini adalah beberapa caranya:





  • Perbanyak istirahat dengan melakukan bed rest atau tirah baring .
  • Hindari berbagai aktivitas yang mengharuskan berdiri atau berjalan dalam waktu lama.
  • Hindari mengangkat barang yang bebannya terlalu berat.
  • Perbanyak minum air putih guna mencegah dehidrasi.
  • Hindari berhubungan intim selama pendarahan belum berhenti.
  • Gunakan pembalut untuk menampung pendarahan sekaligus mengukur seberapa banyak pendarahan keluar. Jangan menggunakan tampon selama pendarahan.
  • Hindari menggunakan pembersih vagina, apalagi yang dicampur dengan pewangi.
  • Waspadai pendarahan apabila semakin deras seperti darah haid, berwarna merah segar, dan disertai nyeri perut.




Apabila langkah-langkah di atas tidak efektif untuk menghentikan pendarahan atau justru makin deras, Bunda harus segera periksakan ke dokter, ya.





Bunda juga sebaiknya segera ke dokter bila pendarahan saat hamil muda disertai keluhan lain, seperti kram perut hebat, pusing dan lemas, serta keluarnya gumpalan darah dari vagina.





Dokter akan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebabnya, sehingga bisa diberikan penanganan yang tepat. Semakin cepat pendarahan saat hamil muda ditangani, semakin rendah pula risiko terjadinya komplikasi kehamilan, seperti keguguran.





Sumber:





Hendriks, E., MacNaughton, H., & MacKenzie, C. (2019). First Trimester Bleeding: Evaluation and Management. American Family Physician, 99(3), pp. 166–174.





American College of Obstetricians and Gynecologists (2021). FAQs. Bleeding During Pregnancy.





National Health Service UK (2021). Pregnancy. Vaginal Bleeding.





Cleveland Clinic (2021). Symptoms. Bleeding During Pregnancy.





Mount Sinai (2022). Vaginal Bleeding in Early Pregnancy.





Baby Centre (2021). Vaginal Spotting or Bleeding in Early Pregnancy.





Healthline (2019). What Causes First Trimester Bleeding?





MedicineNet (2022). Bleeding During Pregnancy (First Trimester).





Merck Manual (2023). Vaginal Bleeding During Early Pregnancy.





WebMD (2022). Bleeding During Pregnancy.


Punya pertanyaan lain?

Tanyakan kepada dokter di aplikasi! Gratis!

Unduh aplikasi

Punya pertanyaan lain?

Tanyakan kepada dokter di aplikasi! Gratis!

Unduh aplikasi
footer-main-logo
appstore-logogoogleplay-logo
appstore-logogoogleplay-logo

Layanan Pengaduan Konsumen
PT Asa Bestari Citta
feedback@diarybunda.co.id

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen Dan Tertib Niaga
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
Whatsapp Ditjen PKTN: 0853-1111-1010