main-logo
header-image-11030
author-avatar-11030

Ditinjau oleh

dr. Linda Lestari, Sp.OG, Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi

Diterbitkan 21 Jul 2022

share-icon

652


Melakukan USG selama hamil menjadi momen yang ditunggu para calon orang tua dengan bersemangat karena dapat melihat langsung kondisi janin.





Namun pada saat bersamaan juga ada kecemasan karena khawatir ditemukan masalah kehamilan atau tumbuh kembang janin. 





Pemeriksaan USG (ultrasonografi) merupakan sesuatu yang perlu dilakukan saat Bunda menjalani kehamilan.





Pemeriksaan ini dilakukan beberapa kali untuk memantau kehamilan secara umum serta untuk memeriksa dan mengevaluasi tumbuh kembang janin. 





Frekuensi Melakukan USG selama Hamil





melakukan USG




Pertanyaan yang sering kali muncul adalah berapa kali harus dilakukan USG selama hamil? Jawabannya sebenarnya tergantung pada ketentuan dokter kandungan atau bidan Bunda, serta pada kondisi kehamilan Bunda.





Kehamilan dan kondisi ibu hamil yang sehat membuat Bunda tak perlu melakukan USG selain yang wajib dilakukan.





Di beberapa negara, USG selama hamil normalnya dilakukan satu kali saja pada trimester kedua pada usia kehamilan 18-20 minggu yang merupakan pertengahan kehamilan.





Namun ada juga negara yang meminta ibu hamil untuk melakukannya minimal dua kali, yaitu pada trimester satu (usia kehamilan 11-14 minggu) dan trimester dua (usia kehamilan 18-20 minggu). 





Di Indonesia, disarankan untuk melakukan USG dengan jadwal seperti ini:





  • Trimester 1: empat kali dating scan atau pemindaian awal kehamilan (sebelum minggu 12).
  • Trimester 2: dua kali skrining kelainan
  • Trimester 3: dua kali USG.




Perlu Bunda ketahui bahwa dokter kandungan dan bidan berpotensi untuk menambah frekuensi USG selama hamil jika:





  • Bunda hamil kembar atau kembar tiga
  • Usia ibu hamil lebih dari 35 tahun
  • Mengalami komplikasi-komplikasi kehamilan
  • Adanya riwayat masalah kesehatan di kehamilan sebelumnya. Atau jika mereka memiliki kekhawatiran tentang kondisi janin. 




Jika memang harus melakukannya lebih sering, Bunda tak perlu cemas karena pemeriksaan USG tidak menyakiti ibu dan janin serta sejauh ini belum diketahui memiliki efek samping selama dilakukan oleh petugas kesehatan profesional.





Manfaat Melakukan Pemeriksaan USG per Trimester









Pemeriksaan USG selama hamil yang dilakukan per trimester memiliki manfaatnya masing-masing, yaitu:





USG trimester pertama





Sering juga disebut dengan dating ultrasound atau dating scan karena bermanfaat untuk menentukan tanggal HPL yang akurat berdasarkan usia kehamilan. 





Namun tak hanya itu manfaat dari USG ini, ada juga sejumlah manfaat lain.





Seperti memastikan terjadinya kehamilan, memastikan jumlah janin, memeriksa detak jantung janin, memeriksa kondisi rahim, plasenta, dan serviks, serta mendiagnosa jika terjadi kehamilan ektopik. 





Pada USG ini, Bunda juga dapat melakukan tes Nuchal Translucency untuk mendeteksi adanya kemungkinan down syndrome .





USG trimester dua





Disebut sebagai mid-pregnancy scan karena dilakukan saat pertengahan kehamilan.





Pada usia kehamilan ini, organ-organ tubuh janin sudah terbentuk dan USG dilakukan untuk memeriksa lebih detail kondisi tulang, jantung, otak, saraf tulang belakang, ginjal, perut, rusuk, dan wajah. 





USG ini juga berfungsi untuk melihat apakah ada kelainan pada organ-organ ini atau semua berada dalam kondisi normal.





Lewat pemeriksaan USG ini juga, Bunda bisa mengetahui jenis kelamin janin, posisi plasenta, memantau volume air ketuban, memeriksa kecukupan oksigen janin, dan lainnya.





USG trimester tiga 





Pada trimester akhir, USG dilakukan untuk memeriksa ulang tumbuh kembang janin dan mendeteksi jika ada kelainan anatomi tubuhnya.





Selain itu untuk memeriksa kembali volume air ketuban, memeriksa tumbuh kembang janin kembar atau kembar tiga, dan memeriksa posisi janin (normal, melintang, atau sungsang). 





Jika bayi berada dalam posisi sungsang dan sampai minggu ke-40 usia kehamilan masih belum berubah, maka kemungkinan Bunda akan disarankan untuk melahirkan dengan operasi caesar. 





Ibu hamil yang mengalami komplikasi seperti diabetes gestasional, preeklampsia, dan plasenta previa juga harus melakukan pemeriksaan USG ini.





Itulah berbagai manfaat dari melakukan pemeriksaan USG selama kehamilan. Jika Bunda membutuhkan informasi lebih lanjut tentang frekuensi pemeriksaan USG, bisa menanyakannya ke dokter kandungan atau bidan. 









Sumber: 





Insider. 2020. How Many Ultrasounds during Pregnancy are Normal and What They're For.





NHS UK. 2020. 12 Week Scan.





NHS UK. 2021. 20 Week Screening Scan.





Klikdokter. 2020. Ibu Hamil, Perhatikan Hal Ini Saat USG Trimester 3.










Punya pertanyaan lain?

Tanyakan kepada dokter di aplikasi! Gratis!

Unduh aplikasi

Punya pertanyaan lain?

Tanyakan kepada dokter di aplikasi! Gratis!

Unduh aplikasi
footer-main-logo
appstore-logogoogleplay-logo
appstore-logogoogleplay-logo

Layanan Pengaduan Konsumen
PT Asa Bestari Citta
feedback@diarybunda.co.id

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen Dan Tertib Niaga
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
Whatsapp Ditjen PKTN: 0853-1111-1010