main-logo
header-image-16359
author-avatar-16359

Ditinjau oleh

dr. Fella Halimah Pratami, Sp.OG, Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi

Diterbitkan 29 Okt 2021

share-icon

7155


Hamil nggak, ya? Bunda yang haid tidak teratur mungkin cukup sulit untuk mengetahui tanda-tanda kehamilannya. Berikut adalah penjelasan tentang cara mendeteksi tanda awal kehamilan bagi haid tidak teratur dan apa saja yang harus dilakukan. 





Penyebab Haid Tidak Teratur





Spesialis Obstetri dan Ginekologi




Setiap wanita tentu mengalami haid, yaitu kondisi luruhnya lapisan rahim dan sel telur yang tidak dibuahi setiap periode 22-35 hari sekali. Lamanya haid cukup bervariasi, normalnya 2 hari sampai dengan 7 hari. 





Haid disebut tidak teratur pada saat periodenya lebih dari 35 hari sekali, bahkan ada yang sampai 3 bulan atau 6 bulan sekali. Penyebab terjadinya haid tidak teratur bermacam-macam, di antaranya:





  • Masalah hormonal.
  • Penggunaan alat kontrasepsi, seperti pil KB dan KB suntik.
  • Pengaruh lifestyle atau gaya hidup, seperti diet ekstrim, kondisi kurang berat badan (IMT di bawah 18) ataupun obesitas, kurang atau terlalu banyak berolahraga, stres psikis ataupun fisik, overly consumed minuman/makanan tertentu seperti kafein.
  • Terjadinya Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS), yaitu kelainan hormonal yang terjadi pada wanita. Wanita dengan PCOS dapat mengalami periode menstruasi yang sangat jarang atau justru berkepanjangan.
  • Gangguan tiroid.  




Tanda Awal Kehamilan bagi Haid Tidak Teratur





tanda kehamilan jika haid tidak teratur




Bila haid tidak teratur maka akan sulit untuk menentukan kehamilan, juga mengetahui saat diri kita sudah hamil. Hal ini salah satunya disebabkan kita sulit mengetahui kapan terjadinya ovulasi.





Bagi sebagian wanita, haid yang tidak teratur juga dapat menyebabkan sulit hamil.





Namun untungnya, meski haid tidak teratur, kemungkinan besar beberapa gejala akan terlihat saat Bunda ternyata sedang hamil. Gejala awal kehamilan bagi haid tidak teratur di antaranya:





Muncul implantation bleeding atau perdarahan implantasi





Sebagian wanita mengalami perdarahan saat awal kehamilan. Biasanya ini terjadi sekitar satu atau dua minggu setelah pembuahan terjadi. Perdarahan ini sering disertai dengan kram perut, sehingga sering disalahartikan sebagai haid biasa.





Mual





Sebagaimana kondisi kehamilan pada umumnya, saat keseimbangan hormon berubah di dalam tubuh, timbul rasa mual dan muntah. Kondisi ini bisa terjadi pada sekitar dua minggu setelah pembuahan. 





Bengkak pada payudara





Salah satu tanda umum pada awal kehamilan adalah perubahan pada bagian payudara, yaitu terasa mengencang dan bengkak.





Kelelahan





Pada awal kehamilan, Bunda lazim akan merasa kelelahan. Hal ini juga dipicu oleh perubahan yang terjadi dalam tubuh untuk mengakomodasi perkembangan janin, juga karena naiknya hormon progesteron atau hormon yang mengatur siklus haid.





Gejala lainnya, seperti sering BAK, perubahan suasana hati, sakit kepala, sakit pada bagian punggung, juga munculnya rasa mengidam. 





Menghitung Usia Kehamilan dengan Haid Tidak Teratur





4D USG




Biasanya usia kehamilan dihitung dari hari pertama haid yang terakhir (HPHT). Namun pada haid yang tidak teratur, tentunya akan sulit untuk melakukan perhitungan dengan menggunakan patokan tanggal haid. 





Cara terbaik untuk melakukan prediksi usia kehamilan adalah melalui pemeriksaan USG, karena dengan pemindaian ini biasanya dokter bisa memperkirakan usia janin.





Janin pada trimester pertama dan awal trimester kedua biasanya berkembang cukup konsisten, sehingga prediksi lebih akurat. Waktu terbaik untuk menentukan hari perkiraan lahir (HPL) dari usia kehamilan adalah pada trimester 1, yaitu di bawah usia kehamilan 13 minggu.





Cara Meningkatkan Peluang Hamil dengan Haid Tidak Teratur





tanda-ovulasi




Jangan berkecil hati bila Bunda adalah wanita yang mengalami haid tidak teratur. Karena kondisi ini belum tentu memastikan Bunda tidak dapat hamil. 





Untuk meningkatkan peluang hamil, Bunda mungkin perlu berkonsultasi ke dokter untuk melakukan  pemeriksaan kesuburan. Dalam program hamil, Bunda mungkin akan perlu melakukan beberapa hal berikut:





  • Menggunakan alat monitor ovulasi. Perangkat ini dapat membantu Bunda untuk mengetahui saat tubuh sudah mengalami ovulasi, sehingga jadwal berhubungan intim bisa direncanakan.
  • Memerhatikan kondisi vagina. Menjelang ovulasi, biasanya tubuh akan mengeluarkan cairan dari vagina yang konsistensinya mirip dengan cairan putih telur, agak cair dan tidak berbau. Bila ini Bunda alami, berarti Bunda sedang ovulasi.
  • Memonitor pola kesuburan selama beberapa bulan. Dokter biasanya akan memantau kondisi kesuburan Bunda sehingga program kehamilan dapat direncanakan secara lebih tepat. 




Untuk mempertinggi peluang Bunda untuk hamil, perlu juga dilakukan perubahan gaya hidup, misalnya berhenti merokok, mengurangi asupan minuman beralkohol. Selain itu, terus jalani pola makan seimbang dan konsumsi vitamin yang mengandung asam folat sesuai anjuran dokter.









Sumber:





Medicine Net. 2021. How Can You Tell if You're Pregnant if You Have Irregular Periods?





Medical News Today. 2020. What to Know about Irregular Periods and Pregnancy.





Halodoc. 2020. Inilah yang Disebut dengan Siklus Menstruasi Tidak Teratur.










Punya pertanyaan lain?

Tanyakan kepada dokter di aplikasi! Gratis!

Unduh aplikasi

Punya pertanyaan lain?

Tanyakan kepada dokter di aplikasi! Gratis!

Unduh aplikasi
footer-main-logo
appstore-logogoogleplay-logo
appstore-logogoogleplay-logo

Layanan Pengaduan Konsumen
PT Asa Bestari Citta
feedback@diarybunda.co.id

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen Dan Tertib Niaga
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
Whatsapp Ditjen PKTN: 0853-1111-1010