Tips untuk Bunda di Kehamilan Minggu ke-8
Ditinjau oleh
dr. Linda Lestari, Sp.OG, Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi
Diterbitkan 19 Apr 2023
82
Bukanlah hal yang aneh jika Anda merasa kewalahan dan emosional di minggu ini. Berikan ucapan selamat kepada diri sendiri karena Anda berhasil melalui periode adaptasi ini dengan baik.
Selain itu, jangan malu untuk menelepon atau mengobrol dengan pasangan, teman terdekat atau orang tua tentang apa yang Anda rasakan. Minta bantuan mereka untuk mengerjakan tugas-tugas rumah. Dan pastinya, cari bantuan profesional jika emosi yang Anda rasakan sudah membuat sulit menjalani tugas sehari-hari.
Jalan kaki adalah salah satu bentuk aktivitas fisik dan olahraga yang paling cocok untuk ibu hamil. Olahraga ini tidak membutuhkan investasi atau alat spesial tertentu (hanya sepatu olahraga yang baik dan satu botol air). Plus, bisa dilakukan di mana pun, kapan pun.
Jika Anda melakukannya di pagi hari, tabir surya tidak diperlukan. Mengapa? Ini untuk memastikan Anda mendapatkan asupan vitamin D3 yang cukup. Ini adalah vitamin D yang terbentuk secara alami ketika kulit terkena sinar matahari secara langsung. Vitamin D3 penting untuk mengatur kadar kalsium di dalam tubuh dan menjaga kesehatan tulang dan gigi.
Ibu hamil akan lebih sering ingin ke kamar mandi dan buang kecil, dan ini adalah sesuatu yang normal. Jadi, jangan ditahan! Risiko mengalami infeksi saluran kemih (ISK) lebih tinggi pada perempuan hamil, sehingga pastikan BAK ketika dibutuhkan. Kosongkan kantong kemih dengan sempurna dan bersihkan daerah kemaluan dengan hati-hati untuk mencegah infeksi.
Karena volume darah meningkat, Anda mungkin akan mulai mengalami sakit kepala! Cobalah untuk beristirahat dan minum air putih yang cukup. Jika sakit kepala tidak bisa diatasi dengan trik tersebut, konsultasikan dengan dokter apakah ada cara lain untuk menanganinya.
Semakin bertambahnya usia kehamilan, payudara semakin terasa berat dan tidak nyaman. Sekarang adalah saat yang tepat untuk mulai memakai bra yang lebih bisa menopang dan mengurangi risiko payudara turun.
Tidak semua karbohidrat memiliki status yang sama. Saat hamil, cobalah memilih makanan sumber karbo yang sehat, yang baik untuk bayi dan membuat Anda lebih berenergi. Makanan sumber karbo yang baik di antaranya: buah dan sayuran segar, roti gandum utuh, sereal, kentang panggang (lengkap dengan kulitnya), dan kacang-kacangan.
Jika selama ini olahraga tidak termasuk dalam kamus hidup Anda, tapi ingin memulainya sekarang, awali dengan tipe olahraga ringan. Olahraga berlebihan bisa menyebabkan cedera, muntah, kepanasan dan kelelahan, serta membuat Anda malas melakukannya lagi.
Mulai rutinitas olahraga dengan 10 menit pemanasan lembut, diikuti dengan 5 menit latihan level sedang dan 5 menit pendinginan. Lalu tingkatkan durasi olahraga 5 menit setiap minggu sampai Anda mencapai waktu rekomendasi 150 menit.
Periode ini juga merupakan masa yang tepat menambahkan squat ke dalam ritual olahraga Anda. Gerakan ini bantu membantu menguatkan paha, yang berperan dalam membantu bayi saat keluar. Aturan melakukan squat: tahan selama 10-30 detik, dan ulangi 5 kali.
Artikel Unggulan
Panduan agar Tetap Sehat Saat Hamil Muda
Saat Bunda positif hamil, apalagi bila ini adalah kehamilan yang pertama, akan banyak sekali hal yang Bunda perhatikan agar bisa menjalani kehamilan ini dengan ...
Ini Mengapa Bunda Perlu Konsumsi Suplemen Prenatal
Tumbuh kembang janin sangat ditentukan oleh asupan ibu selama mengandung. Oleh karena itu penting bagi ibu untuk memenuhi semua asupan nutrisi penting selama ha...
Ini Penyebab Libido Turun saat Hamil
Masalah yang satu ini kadang cukup membuat Bunda merasa gelisah saat dalam masa kehamilan: libido turun saat hamil. Padahal di berbagai tayangan, film, atau art...
Artikel Terkait
Layanan Pengaduan Konsumen
PT Asa Bestari Citta
feedback@diarybunda.co.id
Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen Dan Tertib Niaga
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
Whatsapp Ditjen PKTN: 0853-1111-1010