main-logo
header-image-20918
author-avatar-20918

Ditinjau oleh

dr. Kevin Adrian Djantin, Project and Collaboration Medical Editor Alodokter

Diterbitkan 16 Okt 2023

share-icon

1687


Ada beragam manfaat alpukat untuk ibu hamil, seperti membuat tubuh menjadilebih sehat dan mencegah berbagai penyakit saat mengandung. Selain karena harga yang murah dan mudah ditemukan, alpukat dapat diolah menjadi berbagai makanan dan minuman yang segar, lezat, dan kaya akan nutrisi bagi bagi Bumil maupun Si Kecil.





Manfaat Alpukat untuk Ibu Hamil





Alpukat ( Persea americana ) adalah salah satu buah-buahan yang dikenal banyak mengandung lemak baik. Buah yang berasal dari Amerika Tengah ini kaya akan karbohidrat, lemak baik, dan protein yang berguna untuk menyehatkan tubuh.





Selain itu, alpukat juga merupakan sumber mineral, seperti kalium, magnesium, dan tembaga, dan vitamin A, vitamin B2 (riboflavin), vitamin B5 (asam pantetonat), dan vitamin B9 (asam folat).





Berbagai nutrisi di atas memberikan manfaat kesehatan yang mampu menyehatkan tubuh ibu hamil, mencegah berbagai komplikasi saat mengandung, dan mengoptimalkan tumbuh kembang janin.





Ada aneka manfaat alpukat untuk ibu hamil yang dapat Bunda peroleh, di antaranya:





1. Mengontrol tekanan darah





Saat hamil, tekanan darah cenderung meningkat. Jika tidak terkontrol, kondisi ini bisa menjadi tekanan darah tinggi saat hamil atau hipertensi gestasional. Salah satu faktor yang bisa membuat ibu hamil lebih berisiko mengalami hal ini adalah kekurangan asupan kalium.





Nah, ada cara sederhana yang bisa Bunda lakukan untuk mencukupi asupan kalium, yaitu dengan rutin mengonsumsi sayur dan buah-buahan, termasuk alpukat. Buah ini  kaya akan kalium dan antioksidan yang bisa membantu menurunkan dan mengontrol tekanan darah. Dengan demikian, tekanan darah Bunda bisa menjadi lebih stabil dan Bunda pun terhindar dari hipertensi gestasional.





2. Mencegah kecacatan saraf pada janin





Saat hamil, Bunda membutuhkan banyak nutrisi yang digunakan untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan organ janin, termasuk otak dan sistem sarafnya. Agar kedua organ penting tersebut dapat terbentuk dan berkembang dengan baik, dibutuhkan asam folat, protein, dan kolin. Aneka nutrisi tersebut bisa diperoleh dari alpukat.





Asam folat dan kolin berperan penting dalam menunjang proses pembentukan jaringan otak dan saraf janin. Kedua nutrisi ini juga berperan penting untuk mencegah gangguan pembentukan tabung saraf janin. Sementara protein berperan penting untuk menambah berat badan janin dan mendukung proses tumbuh kembangnya.





3. Melancarkan pencernaan saat hamil





Alpukat mengandung serat larut yang mampu memadatkan dan melembutkan tinja, sehingga mudah dikeluarkan saat buang air besar. Itulah sebabnya salah satu manfaat alpukat untuk ibu hamil adalah mencegah sembelit saat hamil.





Serat yang terkandung di dalam alpukat juga merupakan prebiotik yang berperan penting dalam menyehatkan usus. Prebiotik ini berfungsi sebagai asupan makanan bagi bakteri baik (probiotik) di dalam usus, sehingga menambah jumlah bakteri baik. Dengan begitu, saluran pencernaan akan lebih sehat dan lebih kuat melawan bakteri jahat penyebab infeksi.





4. Membuat tulang dan gigi janin menjadi lebih kuat





Kalau Bunda ingin tulang dan gigi Si Kecil tumbuh dan berkembang dengan kuat, alpukat bisa menjadi pilihan tepat untuk dikonsumsi.





Betapa tidak, alpukat adalah salah satu buah-buahan tinggi magnesium yang berguna untuk membangun kepadatan tulang dan gigi janin. Dengan begitu, tulang akan menjadi lebih kuat, sehingga dapat menahan berbagai tekanan dari luar dengan mudah. Gigi yang kuat akan memudahkan Si Kecil dalam mengunyah makanan padat saat memasuki usia 6 bulan.





5. Membuat tubuh Bunda menjadi lebih berenergi





Jika Bunda mudah lelah saat mengandung, diperlukan energi yang berasal dari vitamin B5 atau asam pantotenat. Asupan vitamin B5 yang dibutuhkan oleh ibu hamil adalah 6 mg per hari. Itulah sebabnya salah satu manfaat alpukat untuk ibu hamil adalah membuat tubuh menjadi lebih berenergi saat hamil.





Alpukat kaya akan vitamin B5 yang larut di dalam air. Vitamin ini berperan penting dalam proses metabolisme tubuh dengan mengubah karbohidrat dan lemak yang ada di dalam makanan menjadi energi. Energi yang banyak tersimpan di dalam tubuh dapat membuat Bunda lebih rileks, sehingga mencegah rasa gelisah dan stres yang dapat mengganggu kehamilan.





6. Mencegah anemia saat hamil





Saat mengandung, tubuh Bumil akan menghasilkan lebih banyak darah untuk mendukung tumbuh kembang janin. Untuk menunjang produksi sel darah merah dengan lancar, tubuh membutuhkan asupan zat besi, tembaga, dan folat yang cukup. Nah, alpukat kaya akan nutrisi tersebut, Bun.





Dengan tercukupinya asupan nutrisi tersebut, tubuh Bunda bisa menghasilkan sel darah merah yang cukup, sehingga Bumil dan janin bisa tercegah dari anemia. Namun, untuk mencegah anemia, Bunda tidak bisa hanya mengandalkan alpukat, ya. Bunda juga perlu mengonsumsi makanan tinggi zat besi, seperti daging, ikan, kacang-kacangan, biji-bijian, atau suplemen zat besi sesuai anjuran dokter.





7. Mengontrol kadar gula darah saat hamil





Saat hamil trimester ketiga, tubuh Bunda semakin banyak memproduksi hormon estrogen. Hal ini memang normal terjadi, tetapi terkadang tingginya kadar estrogen ini bisa memengaruhi kadar gula darah.





Jika kadar gula darah terlalu tinggi dan sulit dikontrol, hal ini bisa membuat ibu hamil rentan terkena diabetes gestasional. Nah, alpukat kaya akan serat dan karbohidrat kompleks yang berguna untuk mengontrol kadar gula darah agar tetap normal saat hamil. Kadar gula darah yang normal dapat mencegah Bunda dari diabetes gestasional.





8. Menurunkan kadar lemak jahat





Alpukat merupakan buah-buahan yang tinggi lemak. Namun, kandungan lemak pada buah ini adalah lemak baik, ya. Jenis lemak ini dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan energi, mendukung tumbuh kembang janin, dan menambah berat badan ibu hamil.





Kandungan lemak baik dalam alpukat ini juga dapat menurunkan kadar lemak jahat (kolesterol), sehingga baik untuk kesehatan jantung Bumil dan janin.





9. Mendukung bertambahnya berat badan normal saat hamil





Selama masa kehamilan, berat badan Bunda memang akan terus naik dan ini adalah hal yang normal. Ini terjadi karena ukuran janin yang semakin besar dan bertambahnya jumlah darah dan air ketuban dalam tubuh. Peningkatan berat badan ini juga berperan penting dalam mendukung kelancaran tumbuh kembang janin.





Nah, supaya berat badan tetap bertambah dengan normal, Bunda perlu memperbanyak konsumsi makanan bernutrisi yang kaya akan protein, lemak, dan karbohidrat seperti alpukat.





Ternyata, ada banyak manfaat alpukat untuk ibu hamil kan, Bun? Sayang kalau Bunda lewatkan dengan tidak mengonsumsi alpukat yang harganya murah dan dapat diolah menjadi banyak sajian dan minuman nikmat, yang bisa membuat Bunda menjadi lebih segar dan lebih berenergi saat mengandung Si Kecil.





Kalau Bunda sedang tidak nafsu makan, cobalah variasikan menu makanan utama Bunda dengan mengolah alpukat menjadi berbagai sajian alpukat yang sedap dan kaya akan nutrisi, seperti salad alpukat.





Kalau Bunda suka ngemil, cobalah kreasikan menu camilan Bunda dengan mengolah alpukat menjadi camilan alpukat yang lezat dan kaya akan nutrisi, seperti pancake alpukat, kue busa (mousse) alpukat krim cokelat, dan roti bakar alpukat.





Kalau Bunda suka minum minuman dingin, cobalah mengolah alpukat menjadi minuman alpukat yang segar, seperti smoothies, milkshake, dan alpukat kocok saus cokelat.





Berbagai makanan di atas dapat diolah dengan mudah dan menggunakan bahan yang ekonomis lho, Bunda. Jadi, tertarik untuk mengonsumsi alpukat saat hamil, Bun?





Sumber :





Kementerian Sekretariat Negara RI. Tim Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (Stunting). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia.





Pregnancy Birth & Baby Australia (2023). Folate and pregnancy.





Cleveland Clinic (2022). Anemia During Pregnancy.





Cleveland Clinic (2022). Diseases & Conditions. Iron-Deficiency Anemia.





Cleveland Clinic (2022). Diseases & Conditions. Proteinuria.





Cleveland Clinic (2021). Diseases & Conditions. Preeclampsia.





Stanford Medicine Children’s Health. Diabetes During Pregnancy





Stanford Medicine Children’s Health. Gestational Hypertension.





BabyCenter (2021). Magnesium during pregnancy.





BabyCenter (2021). Pantothenic acid (vitamin B5) during pregnancy.





BabyCenter (2021). Pregnancy hunger: How to handle increased appetite in pregnancy.





BabyCenter (2021). Potassium during pregnancy.





BabyCenter (2021). Riboflavin (vitamin B2) during pregnancy.





Health (2023). 9 Health Benefits of Avocados.





Healthline (2023). 7 Benefits of Eating Avocado During Pregnancy.





Healthline (2022). 7 Potential Health Benefits of Avocado.





Healthline (2022). Does Fiber Lower Cholesterol?





KidsHealth (2022). Folic Acid and Pregnancy.





KidsHealth (2021). When Can My Baby Start Eating Solid Foods?





The Bump (2017). Why Fiber Is Important During Pregnancy.





WebMD (2022). Prebiotics.





WebMD (2021). Copper and Your Health.


Punya pertanyaan lain?

Tanyakan kepada dokter di aplikasi! Gratis!

Unduh aplikasi

Punya pertanyaan lain?

Tanyakan kepada dokter di aplikasi! Gratis!

Unduh aplikasi
footer-main-logo
appstore-logogoogleplay-logo
appstore-logogoogleplay-logo

Layanan Pengaduan Konsumen
PT Asa Bestari Citta
feedback@diarybunda.co.id

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen Dan Tertib Niaga
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
Whatsapp Ditjen PKTN: 0853-1111-1010