6 Ciri Anak Kekurangan Zat Besi yang Perlu Dikenali


Ditinjau oleh
dr. Gracia Fensynthia, Medical Editor Alodokter
Diterbitkan 28 Mar 2025
534
Ciri anak kekurangan zat besi sering kali sulit terdeteksi, Bun. Oleh karena itu, Bunda perlu mengenali ciri-cirinya agar kondisi tersebut bisa diketahui lebih awal dan cepat diatasi. Bila terabaikan, kekurangan zat besi bisa menyebabkan terhambatnya tumbuh kembang anak.
Zat besi merupakan salah satu nutrisi penting yang diperlukan tubuh, terutama anak-anak. Soalnya, nutrisi ini berfungsi untuk mengalirkan oksigen dan sel darah merah ke seluruh tubuh. Dengan begitu, anak bisa tumbuh dengan optimal.
Perlu Bunda ketahui, anak yang berusia di atas 1 tahun membutuhkan zat besi sekitar 7–10 mg per hari. Nah, apabila kebutuhan zat besi anak tidak terpenuhi, berbagai dampak negatif terhadap tumbuh kembangnya bisa terjadi.
Ketika anak kekurangan zat besi, kadar hemoglobin dalam tubuhnya akan menurun. Sementara itu, hemoglobin berperan penting dalam mengangkut sel darah merah dan oksigen ke seluruh tubuh agar organ di dalamnya bisa berfungsi dengan baik.
Nah, kurangnya kadar hemoglobin tersebut membuat organ tubuh tidak berfungsi dengan baik. Berikut ini adalah beberapa ciri anak kekurangan zat besi:
Ciri anak kekurangan zat besi yang perlu Bunda kenali adalah sering terlihat kelelahan. Ketika merasa lelah biasanya Si Kecil akan terlihat tidak bersemangat, bahkan malas untuk bermain.
Rasa lelah yang dialami Si Kecil ini terjadi karena kurangnya kadar hemoglobin dalam tubuh. Kadar hemoglobin yang rendah membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Selain jantung, tubuh mudah lelah karena organ tubuh lainnya juga kekurangan oksigen.
Kulit pucat juga merupakan ciri anak kekurangan zat besi ya, Bun. Ini disebabkan oleh kurangnya hemoglobin yang memberikan warna merah pada darah. Selain itu, pasokan oksigen untuk jaringan dan sel-sel tubuh, termasuk kulit juga dapat berkurang. Akibatnya, kulit terlihat pucat.
Saat anak kekurangan zat besi, Bunda juga bisa merasakan tangan dan kaki Si Kecil lebih dingin daripada biasanya. Hal ini terjadi karena kurangnya oksigen yang dialirkan oleh hemoglobin menuju tangan dan kaki sehingga suhunya terasa lebih dingin.
Zat besi memang banyak bermanfaat bagi kesehatan tubuh, termasuk untuk menjaga daya tahan tubuh. Makanya, ketika anak kekurangan zat besi, tubuhnya akan rentan infeksi sehingga jadi lebih sering sakit, terutama sakit ISPA dan diare.
Apabila Si Kecil menjadi lebih rewel atau sering menangis , bisa jadi ia mengalami kekurangan zat besi, Bun. Ini karena kurangnya kadar zat besi dalam tubuh diduga bisa menurunkan kadar hormon dopamin. Nah, rendahnya hormon dopamin inilah yang menyebabkan Si Kecil menjadi lebih rewel.
Brittle nails atau kuku rapuh merupakan salah satu ciri anak kekurangan zat besi. Namun, ciri ini biasanya baru akan terjadi jika kurangnya zat besi sudah parah. Jika Si Kecil mengalami ciri ini, kukunya akan terlihat rapuh, retak, dan seperti mudah terkelupas.
Itulah berbagai ciri anak kekurangan zat besi yang perlu Bunda perhatikan, ya. Meski sekarang Bunda sudah tahu apa saja cirinya, mencegah terjadinya kekurangan zat besi tetaplah lebih baik untuk dilakukan.
Cara untuk mencegah kekurangan zat besi adalah dengan selalu memenuhi kebutuhan harian zat besi anak, misalnya dengan memberikan makanan kaya akan zat besi atau vitamin C. Jika diperlukan, Bunda juga bisa memberikan Si Kecil suplemen zat besi . Namun, Bunda perlu berkonsultasi dahulu ke dokter sebelum memberikannya kepada Si Kecil.
Apabila Si Kecil mengalami beberapa ciri anak kekurangan zat besi, segera periksakan dirinya ke dokter , ya. Jika terdeteksi dan ditangani lebih awal, kekurangan zat besi tidak akan sampai berdampak buruk pada tumbuh kembang anak.
Sumber
Jayamanna, U. & Sampath, J.A.A. (2023). Childhood Anemia and Risk for Acute Respiratory Infection, Gastroenteritis, and Urinary Tract Infection: A Systematic Review. Paediatric Infection Diseases Journal, 18(02), pp. 061-070.
Kementerian Kesehatan RI (2024). Sehat Negeriku. Lengkapi Gizi dengan Zat Besi.
Cleveland Clinic (2023). Children’s Health. 13 Symptoms of Low Iron in Kids.
Mayo Clinic (2024). Children’s Health. Iron Deficiency in Children: Prevention Tips for Parents.
Nationwide Children’s (2025). Conditions We Treat. Iron-Deficiency Anemia in Children.
Van de Walle, G. Healthline (2024). 14 Symptoms of Iron Deficiency Anemia.
Artikel Unggulan

Panduan agar Tetap Sehat Saat Hamil Muda
Saat Bunda positif hamil, apalagi bila ini adalah kehamilan yang pertama, akan banyak sekali hal yang Bunda perhatikan agar bisa menjalani kehamilan ini dengan ...

Ini Mengapa Bunda Perlu Konsumsi Suplemen Prenatal
Tumbuh kembang janin sangat ditentukan oleh asupan ibu selama mengandung. Oleh karena itu penting bagi ibu untuk memenuhi semua asupan nutrisi penting selama ha...

Ini Penyebab Libido Turun saat Hamil
Masalah yang satu ini kadang cukup membuat Bunda merasa gelisah saat dalam masa kehamilan: libido turun saat hamil. Padahal di berbagai tayangan, film, atau art...
Artikel Terkait

Layanan Pengaduan Konsumen
PT Asa Bestari Citta
feedback@diarybunda.co.id
Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen Dan Tertib Niaga
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
Whatsapp Ditjen PKTN: 0853-1111-1010