Mengenal Bronkiolitis pada Anak dan Cara Mencegahnya


Ditinjau oleh
dr. Kevin Adrian Djantin, Project and Collaboration Medical Editor Alodokter
Diterbitkan 5 Agt 2025
176
Bronkiolitis merupakan salah satu penyakti yang cukup sering terjadi pada anak, terutama yang usianya masih di bawah 2 tahun. Meski sering terlihat seperti flu ringan di awal, bronkiolitis bisa berkembang menjadi lebih parah sampai membuat anak sesak napas. Oleh karena itu, yuk ketahui cara mencegah kondisi ini, Bunda!
Bronkiolitis adalah infeksi pada saluran pernapasan terkecil di dalam paru-paru, yaitu bronkiolus. Saat terjadi infeksi, bronkiolus dapat meradang dan membengkak, sehingga menyebabkan saluran napas dipenuhi lendir. Hal ini kemudian dapat membuat aliran udara di saluran napas terganggu, Bun. Akibatnya, anak bisa mengalami sesak napas .
Sebenarnya, orang dewasa bisa saja mengalami bronkiolitis, Bun. Namun, hal ini jarang terjadi. Bronkiolitis lebih sering terjadi pada anak karena daya tahan tubuhnya belum cukup kuat untuk melawan virus penyebab bronkiolitis. Selain itu, saluran pernapasan anak juga lebih kecil dari punya orang dewasa sehingga mudah tersumbat.
Bronkiolitis paling sering disebabkan oleh respiratory syncytial virus (RSV). Biasanya, virus ini menginfeksi anak usia 2 tahun ke bawah, Bun, terutama pada musim hujan. Selain disebabkan oleh RSV, bronkiolitis juga bisa disebabkan oleh virus lainnya, seperti virus influenza dan dan rhinovirus, yakni virus yang dapat menyebabkan flu dan batuk dan pilek.
Virus penyebab bronkiolitis mudah menular, Bun. Penularan virus ini biasanya terjadi ketika anak tidak sengaja menghirup percikan air liur dari orang yang bersin atau batuk. Selain itu, penularan juga bisa terjadi ketika anak menyentuh mulut atau hidung dengan tangan yang terkontaminasi virus dari barang-barang di sekitarnya.
Selain lebih sering dialami oleh anak yang berusia di bawah 2 tahun, bronkiolitis juga lebih sering dialami oleh anak dengan daya tahan tubuh lemah, lahir prematur, tidak atau kurang mendapatkan ASI, serta menderita penyakit paru-paru atau jantung.
Selain itu, anak yang tinggal di lingkungan padat penduduk, sering berada di tempat penitipan anak, serta sering terpapar asap rokok juga lebih sering terkena bronkiolitis.
Gejala awal bronkiolitis serupa dengan flu, Bun, seperti batuk, pilek , hidung tersumbat, dan demam ringan. Nah, setelah beberapa hari, gejalanya bisa bertambah. Beberapa gejala yang bisa muncul pada anak adalah:
Gejala bronkiolitis paling parah umumnya terjadi di antara hari ke-3 dan hari ke-5 setelah munculnya gejala awal, Bun. Namun, bronkiolitis juga biasanya akan membaik setelah 1–2 minggu. Makanya, kebanyakan anak hanya butuh perawatan mandiri di rumah untuk menyembuhkan infeksi ini.
Namun, pada beberapa kasus, anak bisa sampai membutuhkan rawat inap karena sesak napas atau tidak bisa minum atau makan. Apabila seperti ini, anak akan diberikan nutrisi dan cairan tubuh melalui infus. Selain itu, anak juga akan diberikan terapi oksigen, bila diperlukan.
Karena virus penyebab bronkiolitis sangat mudah menular, cara terbaik untuk mencegah infeksi ini adalah dengan mengurangi kemungkinan terjadinya penularan tersebut, Bun. Caranya seperti berikut ini:
Nah, itulah info seputar bronkiolitis beserta cara mencegahnya ya, Bun. Seperti yang telah disebutkan, bronkiolitis bisa disembuhkan hanya dengan pengobatan di rumah. Namun, apabila gejala yang dialami anak makin memburuk, tidak mau makan atau menyusu, serta menunjukkan gejala dehidrasi, seperti jarang buang air kecil, segera lakukan pemeriksaan ke dokter ya.
Sumber
Justice, N., & Le, J. National Institutes of Health (2023). Statpearls. Bronchiolitis.
National Health Service U.K (2022). Health A to Z. Bronchiolitis.
Cleveland Clinic (2023). Diseases & Conditions. Bronchiolitis.
Mayo Clinic (2024). Diseases & Conditions. Bronchiolitis.
Healthy Children, The American Academy of Pediatrics (2023). Bronchiolitis: What Parents Should Know.
Schmitt, B. Healthy Children, The American Academy of Pediatrics. RSV-Bronchiolitis.
Ben-Joseph, E. KidsHealth (2023). For Parents. Bronchiolitis.
Artikel Unggulan

Panduan agar Tetap Sehat Saat Hamil Muda
Saat Bunda positif hamil, apalagi bila ini adalah kehamilan yang pertama, akan banyak sekali hal yang Bunda perhatikan agar bisa menjalani kehamilan ini dengan ...

Ini Mengapa Bunda Perlu Konsumsi Suplemen Prenatal
Tumbuh kembang janin sangat ditentukan oleh asupan ibu selama mengandung. Oleh karena itu penting bagi ibu untuk memenuhi semua asupan nutrisi penting selama ha...

Ini Penyebab Libido Turun saat Hamil
Masalah yang satu ini kadang cukup membuat Bunda merasa gelisah saat dalam masa kehamilan: libido turun saat hamil. Padahal di berbagai tayangan, film, atau art...
Artikel Terkait

Layanan Pengaduan Konsumen
PT Asa Bestari Citta
feedback@diarybunda.co.id
Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen Dan Tertib Niaga
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
Whatsapp Ditjen PKTN: 0853-1111-1010