Perbedaan Gerakan Janin Laki-Laki dan Perempuan, Memangnya Ada?
Ditinjau oleh
dr. Kevin Adrian Djantin, Project and Collaboration Medical Editor Alodokter
Diterbitkan 15 Jul 2024
117
Perbedaan gerakan janin laki-laki dan perempuan katanya bisa diketahui dari letak dan seberapa kuat gerakan yang biasanya Bunda rasakan. Akan tetapi, apa benar jenis kelamin janin bisa dilihat dari gerakan saja, Bun? Nah, agar tidak salah kaprah, langsung simak info lengkapnya, yuk!
Hampir setiap orang tua pasti penasaran banget dan ingin cepat mengetahui jenis kelamin sang buah hati. Dengan mengetahui hal ini, Bunda dan Ayah bisa mulai mempersiapkan nama dan kebutuhan Si Kecil kelak.
Namun, saking penasaran dengan jenis kelamin janin, mungkin ada ibu hamil yang bertanya-tanya, bisakah mengetahui jenis kelamin janin tanpa pemeriksaan medis, misalnya dengan melihat perbedaan gerakan janin laki-laki dan perempuan? Berikut ini jawabannya, Bun.
Jenis kelamin janin umumnya mulai terbentuk pada minggu ke-14 kehamilan atau awal trimester 2. Namun, Bunda biasanya baru bisa melihat jenis kelamin janin dengan lebih jelas pada minggu 18–20 kehami;an. Cara melihat jenis kelamin janin yang paling akurat adalah melalui pemeriksaan USG.
Namun, tahukah Bunda, sebagian orang meyakini kalau jenis kelamin bayi bisa diketahui hanya dari gerakannya di dalam rahim? Ada yang bilang janin perempuan cenderung akan bergerak lebih pasif, sedangkan bayi laki-laki katanya lebih aktif.
Katanya juga, ibu hamil mungkin hamil anak laki-laki jika gerakan-gerakan janin lebih sering terasa di perut bagian kanan. Lantas, apakah hal seperti itu benar adanya, Bun?
Jawabannya adalah tidak benar ya, Bun. Jenis kelamin janin tidak ada kaitannya dengan seberapa aktif ia bergerak maupun di bagian mana gerakan janin lebih terasa.
Secara umum, tidak ada perbedaan yang signifikan antara gerakan janin laki-laki maupun perempuan. Jadi, anggapan bahwa gerakan janin bisa menjadi penanda jenis kelamin itu hanyalah mitos belaka dan tidak benar ya, Bun.
Perbedaan gerakan janin laki-laki dan perempuan memang tidak ada, Bun. Perlu Bunda pahami bahwa kehamilan setiap wanita itu berbeda-beda, sehingga pengalaman merasakan gerakan janin pun berbeda pada tiap ibu hamil.
Umumnya, gerakan janin mulai terasa saat usia kehamilan menginjak 16 minggu. Namun, pada ibu yang baru mengalami kehamilan pertamanya, gerakan janin baru akan terasa pada minggu ke-20, sehingga waktu setiap ibu hamil merasakan gerakan janin dapat berbeda.
Seiring bertambahnya usia kandungan, ukuran janin akan makin besar. Hal ini membuat ruang gerak janin makin terbatas karena janin mulai memenuhi rahim Bunda. Gerakannya mungkin jadi tidak seaktif sebelumnya, tetapi biasanya akan terasa lebih kuat.
Kesimpulannya, baik janin laki-laki maupun perempuan sama-sama memiliki gerakan yang sama, ya. Gerakan janin memang tidak bisa jadi patokan untuk mengetahui jenis kelamin bayi, tapi ini jadi tanda kalau janin berada dalam kondisi yang sehat .
Bun, jangan sedih ya kalau tidak mendapati perbedaan gerakan janin laki-laki dan perempuan. Ini karena jenis kelamin janin bisa diketahui secara akurat dan cepat dengan menjalani pemeriksaan USG saat usia kehamilan 18–20 minggu.
USG adalah prosedur yang menggunakan gelombang suara untuk menghasilkan gambar janin di dalam kandungan. Melalui USG, dokter akan mengetahui jenis kelamin Si Kecil dengan melihat bentuk alat kelamin janin. Tenang saja, Bun, prosedur ini tidak akan menyakiti Si Kecil, kok.
Selain USG, metode lain seperti amniosentesis dan chorionic villus sampling (CVS) juga dapat menentukan jenis kelamin janin dengan tingkat akurasi yang lebih tinggi, lho. Hanya saja, kedua metode ini masih relatif jarang dilakukan di Indonesia karena tidak semua fasilitas kesehatan bisa melakukan pemeriksaan tersebut.
Nah, itulah informasi mengenai perbedaan gerakan janin laki-laki dan perempuan. Apabila Bunda ingin mengetahui jenis kelamin Si Kecil secara aman dan tepat, atau mendapati adanya perubahan pada gerakan janin, jangan ragu untuk memeriksakan kandungan ke dokter , ya.
Sumber:
National Health Service UK (2021). Your Baby's Movements.
American Pregnancy Association. Knowing Baby’s Sex Before Birth: Some Pros and Cons of Gender Reveal.
Bellani, P. S. Baby Center (2023). Can My Baby’s Movements Predict The Sex?
Miles, K. Baby Center (2023). When and How Can I Find Out My Baby's Sex?
Whiting, F. Baby Centre UK (2022). Can My Baby’s Movements Predict If I’m Having A Boy or A Girl?
Larson, J. Healthline (2023). Have Your Baby’s Movements Changed? Here’s When to Worry.
Marcin, A. Healthline (2020). How Soon Can You Find Out the Sex of Your Baby?
Miller, K. The Bump (2023). When (and How) You Can Find Out Baby's Sex.
Watson, S. WebMD (2024). Can You Predict Your Baby's Sex?
Artikel Unggulan
Panduan agar Tetap Sehat Saat Hamil Muda
Saat Bunda positif hamil, apalagi bila ini adalah kehamilan yang pertama, akan banyak sekali hal yang Bunda perhatikan agar bisa menjalani kehamilan ini dengan ...
Ini Mengapa Bunda Perlu Konsumsi Suplemen Prenatal
Tumbuh kembang janin sangat ditentukan oleh asupan ibu selama mengandung. Oleh karena itu penting bagi ibu untuk memenuhi semua asupan nutrisi penting selama ha...
Ini Penyebab Libido Turun saat Hamil
Masalah yang satu ini kadang cukup membuat Bunda merasa gelisah saat dalam masa kehamilan: libido turun saat hamil. Padahal di berbagai tayangan, film, atau art...
Artikel Terkait
Layanan Pengaduan Konsumen
PT Asa Bestari Citta
feedback@diarybunda.co.id
Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen Dan Tertib Niaga
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
Whatsapp Ditjen PKTN: 0853-1111-1010