Bayi Tidur Tanpa Bantal, Apakah Benar Lebih Aman?


Ditinjau oleh
dr. Kevin Adrian Djantin, Project and Collaboration Medical Editor Alodokter
Diterbitkan 5 Mei 2025
510
Membiarkan bayi tidur tanpa bantal masih menjadi pertanyaan bagi para orang tua, apakah benar aman atau tidak. Soalnya, bagi orang dewasa, tidur tanpa menggunakan bantal malah bisa membuat leher menjadi tidak nyaman. Namun, apakah bagi bayi sama saja? Yuk, simak artikel ini, Bunda!
Setiap orang tua tentunya ingin memberikan kenyamanan yang ekstra kepada anaknya, termasuk ketika sedang tidur. Nah, bantal sering menjadi salah satu perlengkapan bayi yang dianggap penting untuk memberikan kenyamanan tersebut. Selain itu, bantal juga dianggap bisa menyempurnakan bentuk kepala bayi yang masih berkembang.
Namun, ada yang bilang, bayi tidur tanpa bantal justru lebih aman daripada bayi tidur menggunakan bantal. Jadi, bagaimana fakta sebenarnya?
Bayi tidur tanpa bantal sebenarnya memang lebih aman Bun, terutama bagi bayi yang baru lahir. Penggunaan bantal pada bayi ketika tidur justru dikatakan tidak cukup aman. Alasannya, bayi yang tidur menggunakan bantal lebih berisiko mengalami sindrom kematian mendadak ( SIDS ).
Mengapa bisa begitu? Perlu diketahui, SIDS umumnya terjadi karena bayi kehabisan oksigen saat tidur, Bun. Nah, penggunaan bantal ini dikhawatirkan bisa menutup mulut dan hidung bayi, terutama ketika posisi tidurnya miring. Apabila mulut dan hidung tertutup, bayi bisa saja kehabisan napas dan tidak cukup mendapatkan oksigen.
Penggunaan bantal juga bisa mengunci kepala bayi ketika tidur, Bun. Alhasil, bayi tidak bisa menggerakkan kepalanya sendiri ke sisi yang lain. Hal ini akan membuat bagian kepala atau leher bayi yang tertutup dengan bantal menjadi kepanasan dan berkeringat.
Lalu, bagaimana dengan manfaat bantal bayi yang dipercaya bisa menyempurnakan bentuk kepalanya? Sebenarnya, terbentuknya kepala bayi yang tidak peyang atau terbentuk sempurna bukan karena penggunaan batal, melainkan dengan membiasakan bayi untuk tummy time sehingga ia tidak terlalu sering terlentang di satu sisi kepala.
Dengan berbagai bahaya yang bisa terjadi bila bayi tidur dengan bantal, dokter biasanya baru bisa memperbolehkan bayi tidur dengan bantal setelah usianya mencapai 2 tahun. Ini karena bayi usia 2 tahun sudah bisa berguling dan berpindah tempat secara mandiri, tanpa membutuhkan bantuan orang lain.
Selain dengan menghindari penggunaan bantal pada anak saat tidur, ada juga beberapa tips yang bisa Bunda lakukan untuk membuat Si Kecil merasa nyaman ketika tidur. Beberapa tipsnya meliputi:
Nah, itulah berbagai alasan bayi tidur tanpa bantal lebih aman daripada bayi tidur dengan menggunakan bantal. Apabila Bunda masih bingung atau ingin mempertimbangkan untuk memberikan bantal kepada Si Kecil sebelum usianya 2 tahun, jangan ragu untuk berkonsultasi dahulu dengan dokter ya.
Sumber
Government of Canada (2024). Creating a Safe Sleep Environment for Your Baby.
National Health Services UK (2024). Reduce The Risk of Sudden Infant Death Syndrome (SIDS).
National Health Services UK (2024). Safer Sleep.
American Academy of Pediatrics (2023). Healthy Children. How to Keep Your Sleeping
Baby Center (2024). When Can My Child Sleep with a Pillow?
Baby Safe: AAP Policy Explained.
Flo Health. A Baby Pillow: Convincing Reasons Why Your Baby Doesn’t Need One.
Health Hub Singapore (2022). Time To Unwind.
Brennan, D. WebMD (2023). Is It Safe to Let a Baby Sleep With a Pillow?
Artikel Unggulan

Panduan agar Tetap Sehat Saat Hamil Muda
Saat Bunda positif hamil, apalagi bila ini adalah kehamilan yang pertama, akan banyak sekali hal yang Bunda perhatikan agar bisa menjalani kehamilan ini dengan ...

Ini Mengapa Bunda Perlu Konsumsi Suplemen Prenatal
Tumbuh kembang janin sangat ditentukan oleh asupan ibu selama mengandung. Oleh karena itu penting bagi ibu untuk memenuhi semua asupan nutrisi penting selama ha...

Ini Penyebab Libido Turun saat Hamil
Masalah yang satu ini kadang cukup membuat Bunda merasa gelisah saat dalam masa kehamilan: libido turun saat hamil. Padahal di berbagai tayangan, film, atau art...
Artikel Terkait

Layanan Pengaduan Konsumen
PT Asa Bestari Citta
feedback@diarybunda.co.id
Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen Dan Tertib Niaga
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
Whatsapp Ditjen PKTN: 0853-1111-1010