KEK pada Ibu Hamil, Ketahui Gejala dan Tips Mencegahnya
Ditinjau oleh
dr. Kevin Adrian Djantin, Project and Collaboration Medical Editor Alodokter
Diterbitkan 16 Feb 2025
201
Kurang energi kronis (KEK) pada ibu hamil bisa saja terjadi selama mengandung, lho, Bun. Karena gejalanya hampir serupa dengan gejala kehamilan, kondisi ini sering kali terabaikan dan dianggap normal. Padahal, kelelahan karena KEK dan karena kehamilan normal memiliki ciri-ciri yang sedikit berbeda.
Ketika hamil, berbagai perubahan akan terjadi pada tubuh seorang wanita. Nah, perubahan ini tak jarang bisa menyebabkan munculnya berbagai keluhan, salah satunya adalah mudah lelah dan merasa kurang bertenaga.
Ini wajar terjadi kok, apalagi ketika ibu hamil sedang susah makan dan minum karena morning sickness atau karena sedang banyak beraktivitas . Kelelahan yang normal biasanya akan cepat membaik setelah ibu hamil beristirahat atau mengonsumsi makanan yang bergizi dan cukup kalori.
Lantas, bagaimana kalau kelelahan yang dirasakan menetap hingga berbulan-bulan dan tidak kunjung membaik meski sudah beristirahat dan makan yang cukup? Nah, kondisi inilah yang disebut sebagai KEK pada ibu hamil.
Sayangnya, penyebab mengapa ibu hamil bisa terus-menerus merasa kelelahan karena KEK masih belum diketahui dengan jelas. Meski begitu, ada beberapa faktor yang diketahui dapat meningkatkan risiko terjadinya KEK pada ibu hamil, yaitu:
Gejala KEK pada ibu hamil yang paling utama adalah rasa lelah berkepanjangan dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Ibu hamil disebut mengalami KEK apabila keluhan ini berlangsung hingga 6 bulan atau lebih. Selain rasa lelah yang berkepanjangan, KEK pada ibu hamil juga bisa dikenali dari berbagai gejala berikut ini:
Meski bisa mengganggu, KEK pada ibu hamil umumnya bisa membaik sendiri setelah melahirkan, Bun. Jadi, Bunda tidak perlu khawatir berlebihan, ya. Selain itu, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah munculnya kondisi ini, yaitu:
Selain dengan melakukan tips di atas, Bunda juga perlu mewaspadai gejala KEK pada ibu hamil yang telah disebutkan. Apabila mengalami gejala KEK pada ibu hamil, sebaiknya lakukan chat online dengan dokter ya, Bun. Dengan begitu, penyebab kondisi ibu hamil bisa diketahui.
Sumber:
Prisabela, M., Nadhiroh, S., & Isaura, E. (2023). Characteristics of Pregnant Woman with Chronic Energy Deficiency in Puskesmas Gesang, Lumajang on 2020: Descriptive Analysis. Media Gizi Kesmas , 12(2), pp. 643–648.
Slack, E., et al. (2023). Identifying, Synthesising and Appraising Existing Evidence Relating to Myalgic Encephalomyelitis/Chronic Fatigue Syndrome and Pregnancy: A Mixed-Methods Systematic Review. BMJ open , 13(10), pp. E070366.
Victoria State Government Australia (2022). Better Health Channel Australia. Chronic fatigue syndrome (CFS).
National Health Services UK (2024). Health A to Z. Myalgic Encephalomyelitis or Chronic Fatigue Syndrome (ME/CFS).
National Health Services UK (2024).Tiredness and sleep problems in pregnancy.National Institutes of Health (2024). U.S. National Library of Medicine MedlinePlus. Myalgic Encephalomyelitis/Chronic Fatigue Syndrome.
Mayo Clinic (2023). Diseases & Conditions. Myalgic Encephalomyelitis/Chronic Fatigue Syndrome (ME/CFS).
Watson, S. WebMD (2023). Daily Naps and Other Ways to Cope With Pregnancy Fatigue.
Artikel Unggulan
Panduan agar Tetap Sehat Saat Hamil Muda
Saat Bunda positif hamil, apalagi bila ini adalah kehamilan yang pertama, akan banyak sekali hal yang Bunda perhatikan agar bisa menjalani kehamilan ini dengan ...
Ini Mengapa Bunda Perlu Konsumsi Suplemen Prenatal
Tumbuh kembang janin sangat ditentukan oleh asupan ibu selama mengandung. Oleh karena itu penting bagi ibu untuk memenuhi semua asupan nutrisi penting selama ha...
Ini Penyebab Libido Turun saat Hamil
Masalah yang satu ini kadang cukup membuat Bunda merasa gelisah saat dalam masa kehamilan: libido turun saat hamil. Padahal di berbagai tayangan, film, atau art...
Artikel Terkait
Layanan Pengaduan Konsumen
PT Asa Bestari Citta
feedback@diarybunda.co.id
Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen Dan Tertib Niaga
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
Whatsapp Ditjen PKTN: 0853-1111-1010