main-logo
header-image-21085
author-avatar-21085

Ditinjau oleh

dr. Kevin Adrian Djantin, Project and Collaboration Medical Editor Alodokter

Diterbitkan 13 Des 2023

share-icon

1704


Makanan penambah darah untuk ibu hamil perlu dikonsumsi guna menjaga kehamilan tetap sehat dan mencegah anemia saat hamil. Dengan makan makanan ini, tubuh mampu memproduksi lebih banyak sel darah merah sehingga dapat menjaga kesehatan ibu dan mendukung perkembangan janin.





Selama kehamilan, volume darah ibu hamil meningkat sekitar 20–30%. Kondisi ini membuat ibu hamil memerlukan lebih banyak asupan zat besi , asam folat, dan vitamin B12 guna mendukung pembentukan sel darah merah untuk menyalurkan oksigen ke janin.





Saat tubuh mengalami kekurangan zat besi, pembentukan sel darah merah akan terhambat sehingga meningkatkan risiko terjadinya anemia defisiensi besi. Kondisi ini bisa menyebabkan Bunda mengalami beberapa keluhan, seperti lemah, letih, lesu, pusing, kulit pucat, dan sakit kepala.





Oleh karena itu, sangat penting bagi ibu hamil untuk memperhatikan pola makan dan memasukkan makanan penambah darah yang aman dan bergizi dalam menu makan sehari-hari.





Beragam Makanan Penambah Darah untuk Ibu Hamil





Berikut ini adalah pilihan makanan penambah darah untuk ibu hamil yang perlu Bunda makan untuk mencegah anemia selama kehamilan:





1. Daging Merah





Daging merah merupakan sumber zat besi hewani yang baik dikonsumsi sebagai makanan penambah darah untuk ibu hamil. Dalam 100 gram daging merah, terkandung sekitar 2,5 mg zat besi. Jumlah ini dapat memenuhi setidaknya 15% asupan zat besi harian pada ibu hamil.





Selain zat besi, daging merah juga mengandung protein, zinc, selenium, vitamin B6, dan vitamin B12 yang penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi. Namun, sebelum mengonsumsi daging merah, pastikan untuk mengolahnya hingga matang ya, Bun.





2. Sayuran Hijau





Bayam, kale, sawi, dan brokoli adalah sayuran hijau yang dikenal sebagai makanan penambah darah yang baik untuk ibu hamil. Sayuran ini kaya akan zat besi dan vitamin C yang bermanfaat untuk memaksimalkan penyerapan zat besi, sehingga pembentukan sel darah merah dapat lebih maksimal.





3. Telur





Makanan penambah darah untuk ibu hamil lainnya adalah telur . Makanan ini memiliki kandungan zat besi dan protein yang tinggi sehingga bisa membantu pembentukan sel darah merah, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh Bunda selama mengandung Si Kecil.





Selain itu, telur juga mengandung kolin yang penting untuk perkembangan otak bayi serta mengurangi risiko cacat tabung saraf, seperti spina bifida





4. Ikan





Tidak hanya kaya akan zat besi, ikan juga mengandung vitamin B12 dan asam lemak omega-3 yang berperan penting dalam pembentukan sel darah merah yang sehat, mengoptimalkan sistem kekebalan tubuh, serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin.





Berbagai jenis ikan yang baik dikonsumsi sebagai makanan penambah darah untuk ibu hamil meliputi ikan tuna, ikan kembung, ikan mackerel, ikan salmon, dan sarden. Untuk mengatasi kekurangan zat besi, Bunda dapat mengonsumsi ikan 2–3 kali per minggu.





5. Tahu dan tempe





Tahu dan tempe merupakan jenis makanan penambah darah yang baik dikonsumsi oleh ibu hamil, dalam 100 gram tahu dan tempe terdapat sekitar 2,7 miligram zat besi. Makanan ini juga sangat sehat bagi Bunda dan janin karena kaya akan protein, vitamin, mineral, dan serat dan bebas kolesterol.





6 . Buah-buahan





Selain zat besi, buah-buahan juga mengandung vitamin C yang bisa dijadikan sebagai makanan penambah darah untuk ibu hamil. Kandungan vitamin C yang ada di buah-buahan dapat meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh, sehingga dapat mencegah anemia pada ibu hamil.





Selama hamil, Bunda bisa mengonsumsi buah-buahan, seperti jeruk, lemon, jeruk bali, kiwi, stroberi, tomat, dan semangka, ya.





Selain makanan penambah darah di atas, Bunda juga bisa melengkapi kekurangan nutrisi dari suplemen vitamin. Namun, agar lebih aman dan efektif, Bunda sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen vitamin tambahan, ya.





Sumber:





American Society of Hematology (2023). Education. Anemia and Pregnancy.





Cleveland Clinic (2023). Nutrition. 52 Foods High In Iron.





Mayo Clinic (2022). Healthy Lifestyle. Iron Deficiency Anemia During Pregnancy: Prevention Tips.





Emedicine Health (2022). Which Fruit Is High in Iron?





Healthline (2023). 12 Healthy Foods That Are High in Iron.





Healthline (2019). Pump Up Your Iron with These Pregnancy-Friendly, Iron-Rich Foods.





The Bump (2023). 10 Superfoods to Eat During Pregnancy.





Verywell Fit (2021). A Guide to Healthy Foods That Are Rich in Iron.





WebMD (2022). Anemia in Pregnancy.





WebMD (2022). Top Foods High in Iron.


Punya pertanyaan lain?

Tanyakan kepada dokter di aplikasi! Gratis!

Unduh aplikasi

Punya pertanyaan lain?

Tanyakan kepada dokter di aplikasi! Gratis!

Unduh aplikasi
footer-main-logo
appstore-logogoogleplay-logo
appstore-logogoogleplay-logo

Layanan Pengaduan Konsumen
PT Asa Bestari Citta
feedback@diarybunda.co.id

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen Dan Tertib Niaga
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
Whatsapp Ditjen PKTN: 0853-1111-1010